kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Saham-saham perbankan jadi top losers pagi ini


Selasa, 22 Januari 2013 / 09:11 WIB
ILUSTRASI. Pokemon Unite resmi meluncur di Android & iOS, player yang pre-register dapat Pikachu


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas |

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkena profit taking atas saham-saham terutama saham bank yang berkapitalisasi besar. Pada pukul 09.03 WIB, IHSG turun 0,13% ke posisi 4.433,51. Padahal hanya 26 saham yang terlihat koreksi, dibandingkan dengan 52 saham yang masih reli dan 94 saham lainnya masih diam ditempat.

Selain itu, hanya dua sektor terkoreksi. Sektor keuangan terpukul paling dalam, turun 0,71%, dan sektor pertambangan turun 0,17% 

Beberapa saham blue chips yang terseret di zona merah di antaranya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang jatuh 2,34% ke Rp 8.350, kemudian PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang turun 1,3% ke Rp 3.800, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang surut 1,08% ke Rp 9.200.

Sementara saham top gainers antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN ) yang naik 2,08% ke Rp 2.450 dan PTGlobal Mediacom Tbk (BMTR ) yang naik 1,08% ke R 2.350.

Analis Anugerah Sekurindo Indah Bertoni Rio memperhatikan, secara teknikal, Sinyal William %R menunjukkan potensi melanjutkan pelemahan.

"Teknikal masih menunjukkan di atas garis MA, di mana MA menunjukkan tren bullish dengan  support 4.402-4.421, sedangkan resistance pada 4.465-4.490," urai Rio. Rekomendasi saham-saham pilihan Rio untuk hari ini adalah  BDMN, EXCL, GGRM, ICBP, LSIP, SGRO, dan BIPI.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×