kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Saham Papan Akselerasi Naik Tinggi, Investor Perlu Pahami Risiko


Rabu, 17 Juni 2026 / 20:50 WIB
Saham Papan Akselerasi Naik Tinggi, Investor Perlu Pahami Risiko
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah saham yang tercatat di papan akselerasi menunjukkan kinerja positif di tengah tekanan yang masih membayangi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang tahun berjalan.

Hingga perdagangan Rabu (17/6), indeks saham papan akselerasi membukukan kenaikan 12,71% secara tahun berjalan (year to date/ytd). Capaian tersebut jauh lebih baik dibandingkan saham papan utama dan papan pengembangan yang masing-masing masih mencatatkan penurunan sebesar 27,43% dan 30,26%, menurut data Statistik Bursa Efek Indonesia (BEI).

Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama, mengatakan performa saham di papan akselerasi yang cenderung lebih baik sepanjang tahun ini mengindikasikan investor mulai melirik peluang investasi di luar saham-saham berkapitalisasi besar yang masih menghadapi tekanan.

Baca Juga: IHSG Rebound, Analis Sebut Belum Tanda Akhir Fase Bearish

Namun perlu diingat, karakteristik saham papan akselerasi umumnya memiliki likuiditas yang lebih rendah dan volatilitas yang lebih tinggi. Maka dari itu, porsi investasi sebaiknya tetap terbatas, sekitar 5%-10% dari total portofolio untuk investor moderat dan maksimal 15%-20% untuk investor dengan profil risiko agresif. 

Investor bisa mencermati saham-saham papan akselerasi yang memiliki pertumbuhan pendapatan dan laba yang konsisten, ekspansi bisnis yang jelas, serta sektor yang masih memiliki prospek pertumbuhan tinggi. 

Dibanding mengejar saham yang sudah naik terlalu tinggi, dirinya lebih menyukai emiten yang masih memiliki ruang pertumbuhan fundamental sehingga kenaikan harga saham lebih didukung oleh kinerja bisnis daripada sekadar sentimen pasar

"Untuk saham papan akselerasi, saya agak  berhati-hati dalam memberikan target harga karena likuiditas dan volatilitasnya relatif tinggi sehingga pergerakan harga sering kali tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental," kata Elandry kepada Kontan, Selasa (17/6/2026).

Dihubungi terpisah, Senior Equity Research Kiwoom Sekuritas Sukarno Alatas menerangka saham papan akselerasi menawarkan potensi return tinggi, tetapi disertai risiko dan volatilitas yang juga besar. 

Investor disarankan fokus pada emiten dengan fundamental yang baik, likuiditas memadai, serta memiliki rekam jejak kinerja yang konsisten. Untuk menjaga risiko, alokasi pada saham papan akselerasi sebaiknya dibatasi sekitar 5%-15% dari total portofolio.

Di antara saham papan akselerasi yang terpantau, PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) layak dicermati karena memiliki rekam jejak pembagian dividen yang relatif konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Dividend yield yang kerap berada di atas 10% menjadikannya menarik bagi investor yang berorientasi pada pendapatan dividen.

Sukarno merekomendasikan buy saham PPGL di target harga Rp 220 per saham. Prospek saham ini didukung oleh dividend yield yang menarik, valuasi yang relatif masih atraktif, serta potensi rerating apabila kinerja dan kebijakan dividen tetap terjaga.

Disisi lain, Praktisi pasar modal sekaligus Pendiri WH-Project, William Hartanto turut menambahkan, strategi trading di saham papan akselerasi tergolong mudah, cukup mengikuti pergerakan secara teknikal maupun mencermati indikasi aksi korporasi yang umumnya tercermin dari peningkatan volume transaksi.

Namun, mengingat karakteristik saham-saham ini yang tergolong berisiko tinggi, alokasi dana sebaiknya tidak terlalu besar, yakni maksimal sekitar 20% dari total ekuitas investor, khususnya investor ritel. Selain itu, aspek likuiditas masing-masing saham juga tetap perlu menjadi perhatian utama.

Secara teknikal, terdapat sejumlah saham yang layak dicermati, yaitu PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV), PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) dan PT Mitra Tirta Buwana Tbk (SOUL). Saham-saham tersebut direkomendasikan buy dengan masing-masing target harga Rp 9.000-Rp 1.000, Rp 320, Rp 1.900, Rp 434, Rp 2.000-Rp 2.200 dan Rp 50 per saham.

Baca Juga: PANI, WSBP, WGSH, KPIG Gelar Private Placement, Ini Saham Paling Menarik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×