kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Saham Dian Swastika (DSSA) Dalam Radar Usai Akuisisi BMT Bernilai Rp 8,54 Triliun


Rabu, 22 Juli 2026 / 18:24 WIB
Saham Dian Swastika (DSSA) Dalam Radar Usai Akuisisi BMT Bernilai Rp 8,54 Triliun
ILUSTRASI. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) (Dok/DSSA)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah 3,72% ke level Rp 905 per saham pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Meski demikian, dalam lima hari perdagangan terakhir, saham emiten energi dan infrastruktur tersebut masih mencatatkan kenaikan 13,13%.

Pergerakan saham DSSA terjadi di tengah perhatian investor terhadap aksi korporasi perusahaan terkait pengambilalihan PT Bali Media Telekomunikasi (BMT), termasuk transaksi afiliasi, penyelesaian utang konversi, serta peningkatan modal BMT senilai Rp 8,54 triliun.

Manajemen DSSA dalam keterbukaan informasi di BEI menegaskan seluruh rangkaian transaksi tersebut dilakukan untuk memperkuat struktur keuangan BMT setelah resmi menjadi entitas anak DSSA.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Teknikal Saham BREN, ACES, dan UNTR untuk Kamis (23/7)

Direktur DSSA David Fernando Audy dalam keterbukaan informasi kepada BEI, Rabu (22/7/2026), mengatakan transaksi tersebut merupakan bagian dari proses konsolidasi bisnis dan penguatan posisi keuangan BMT.

"Salah satu poin yang dijelaskan DSSA adalah penyelesaian investasi dalam utang konversi BMT. Setelah proses pengambilalihan efektif, BMT menjadi entitas anak dengan kepemilikan saham DSSA lebih dari 99% dan laporan keuangannya dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan DSSA," jelasnya.

DSSA menyebut penyelesaian investasi dalam utang konversi BMT telah dilakukan pada 6 Juli 2026. Setelah transaksi tersebut, DSSA tidak lagi memiliki investasi berupa utang konversi, sementara BMT juga tidak lagi mencatat kewajiban utang konversi.

Manajemen DSSA memastikan transaksi tersebut tidak memberikan dampak terhadap laporan keuangan konsolidasian karena DSSA dan BMT berada dalam lingkup konsolidasi yang sama.

Selain soal utang konversi, DSSA juga memberikan penjelasan terkait perbedaan harga saham BMT dalam dua transaksi yang menjadi perhatian BEI.

Dalam transaksi jual beli saham awal, harga saham BMT berada di kisaran Rp357 per saham. Sementara itu, dalam aksi peningkatan modal, harga saham yang digunakan mencapai Rp 1.000 per saham.

Manajemen DSSA menjelaskan kedua transaksi tersebut memiliki mekanisme dan tujuan berbeda. Harga sekitar Rp 357 per saham merupakan harga wajar dalam transaksi pengalihan saham awal, sedangkan harga Rp 1.000 per saham merupakan nilai nominal saham berdasarkan Anggaran Dasar BMT yang digunakan dalam pelaksanaan peningkatan modal.

Aksi peningkatan modal dilakukan setelah DSSA menguasai lebih dari 99% saham BMT, dengan menerbitkan sebanyak 8.539.999.121 saham baru.

Baca Juga: Yen Jepang Melemah, Simak Potensi Aliran Modal ke Emerging Market

Terkait dana hasil peningkatan modal, DSSA memastikan seluruh dana sebesar Rp 8,539 triliun digunakan untuk kebutuhan BMT.

Dana tersebut dialokasikan untuk memperkuat struktur permodalan, meningkatkan kapasitas pendanaan, serta menjaga fleksibilitas keuangan BMT dalam menjalankan kegiatan usaha.

"Manajemen menegaskan tidak ada dana yang dialirkan kepada entitas anak lain, entitas asosiasi, maupun pihak ketiga," tulis DSSA dalam penjelasannya kepada BEI.

DSSA menegaskan aksi korporasi terhadap BMT merupakan bagian dari strategi konsolidasi bisnis, bukan sekadar transaksi perubahan kepemilikan. DSSA juga memastikan seluruh proses dilakukan dengan memperhatikan keterbukaan informasi kepada pemegang saham dan investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×