kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Saham Big Banks Bergerak Variatif Selasa (3/2), Simak Rekomendasi Analis


Selasa, 03 Februari 2026 / 20:07 WIB
Saham Big Banks Bergerak Variatif Selasa (3/2), Simak Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Petugas teller memperlihatkan uang pecahan Rp 75.000 (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham big banks mengalami pergerakan yang variatif pada penutupan pasar, Selasa (3/2/2026).

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menguat di level 0,62% menjadi Rp 4.830 dengan net sell asing Rp 58 juta.

Lalu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik ke level 2% menjadi Rp 4.590 dan net sell asing berada di angka Rp 18 juta. Kemudian, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,66% menjadi Rp 7.650 dengan net sell asing Rp 34 juta.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 0,78% menjadi Rp 3.800 dengan net sell asing di angka Rp 47 juta.

Menurut sejumlah analis, meski dihadapkan pada tekanan jual, saham-saham bank jumbo masih memiliki prospek yang baik.

Baca Juga: Saham Big Banks Ditutup Variatif Selasa (3/2): BBNI Pimpin Penguatan, BBRI Melemah

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, memandang saham-saham big bank akan terus solid.

"Secara fundamental, prospek saham big bank tetap solid," ujarnya kepada Kontan, Selasa (3/2/26).

Begitu juga dengan Founder Republik Investor, Hendra Wardana, yang melihat prospek saham bank-bank jumbo ini akan tetap konstruktif.

"Ke depan, prospek saham big bank masih tetap konstruktif," katanya.

Hal ini didorong oleh faktor fundamental bank-bank besar, seperti permodalan, aset, dan profitabilitas yang stabil di tengah tekanan ekonomi.

Menyikapi hal ini, kedua analis juga menyampaikan pesan bagi investor yang ingin memiliki saham big bank.

Mereka sama-sama berpendapat bahwa investor harus mempertimbangkan valuasi, strategi akumulatif bertahap, dan trading yang selektif.

Lebih lanjut, Hendra Wardana mencermati rekomendasi saham big bank adalah sebagai berikut.

Baca Juga: Saham Big Banks Ditutup Beragam Senin (2/2), BBCA Pimpin Penguatan

BBCA yang menguat ke level Rp 7.650 dapat dicermati sebagai trading buy dengan target Rp 8.000, seiring dengan karakter defensif dan konsistensi kinerja yang dimiliki.

BMRI yang menguat ke angka Rp 4.830 dinilai masih menarik untuk buy dengan target Rp 5.000, seiring dengan dukungan eksposur kuat ke segmen korporasi dan proyeksi strategis.

BBNI yang ditutup dengan penguatan di Rp 4.590 dapat dimanfaatkan untuk trading buy dengan target Rp 4.720, sejalan dengan perbaikan struktur kinerja.

Sementara itu, meski terkoreksi ke level Rp 3.800, BBRI justru membuka peluang buy on weakness di area Rp 3.760 dengan target Rp 4.000 mengingat fundamental mikro dan basis nasabah yang kuat.

Selanjutnya: Amdatara Soroti Tantangan Regulasi di Tengah Pertumbuhan Industri AMDK

Menarik Dibaca: Pasca-Pekan Brutal di Pasar Global, Begini Proyeksi Nasib Bitcoin cs

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×