kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45862,18   10,45   1.23%
  • EMAS926.000 0,43%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Saham Bank Ganesha (BGTG) merosot usai melejit beberapa hari terakhir, kenapa?


Kamis, 29 Juli 2021 / 13:37 WIB
Saham Bank Ganesha (BGTG) merosot usai melejit beberapa hari terakhir, kenapa?
ILUSTRASI. Nasabah berjalan usai melakukan transaksi di bank Ganesha di Jakarta, Kamis (4/1). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/04/01/2018

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) melesat dalam beberapa hari terakhir. Merujuk data RTI, secara year to date (YTD) saham BGTG melesat 232,4%. Namun pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Kamis (29/7). BGTG turun 4,62% menjadi Rp 248 dibandingkan kemarin di posisi Rp 260.

Melihat kenaikan saham itu, yang terus  meningkat, Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham BGTG yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada Selasa (27/7). Kendati demikian, BEI menyatakan pengumuman UMA bukan berarti menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. 

“Informasi terakhir mengenai perusahaan tercatat adalah informasi tanggal 22 Juli 2021 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (”Bursa”) terkait penyampaian bukti iklan informasi laporan keuangan tahunan,” tulis Kepala DIvisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M Panjaitan dalam pengumumannya. 

Baca Juga: Ditopang rawat inap, pendapatan Siloam (SILO) melesat 51,67% di semester I-2021

Lanjutnya, BEI juga telah mengumumkan penghentian Sementara perdagangan terhadap saham BGTG di Pasar Reguler dan Tunai pada periode 3 hingga 9 Maret 2021. Juga penghentian sementara perdagangan terhadap saham BGTG di Pasar Reguler dan Tunai pada tanggal 1 Maret 2021 dalam rangka Cooling Down. Selain itu BEI juga mengumumkan UMA pada tanggal 25 Februari 2021 atas perdagangan saham BGTG.

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham BGTG tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa,” tambahnya. 

Bursa juga meminta investor mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya. Selain itu, juga mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Serta, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Adapun Sekretaris Perusahaan Bank Ganesha Febrina Kenya Savitri menyatakan saat ini perseroan hanya ada rencana untuk peningkatan modal dalam rangka memenuhi ketentuan modal minimum yang disyaratkan dalam waktu dekat. Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum maka Bank perlu untuk meningkatkan Modal Inti minimum sesuai tahapan pemenuhan.

Baca Juga: Puradelta Lestari (DMAS) bukukan laba bersih Rp 289 miliar di semester I-2021

“Pemegang saham pengendali PT Bank Ganesha Tbk yaitu PT Equity Development Investment Tbk telah menyampaikan keterbukaan informasi pada tanggal 22 Juli 2021 mengenai rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) sebagaimana diatur dalam POJK No. 32/POJK.04/2015 yo 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu yang penggunaan dananya salah satunya untuk meningkatkan investasi saham dalam perseroan,” pungkasnya.

Selanjutnya: 25 Perusahaan bersiap IPO, perusahaan skala besar mendominasi

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×