kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Saat IHSG terus merosot, empat saham Indeks Kompas100 ini juistru menguat


Senin, 09 Maret 2020 / 07:20 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

Melihat pergerakan sahamnya saat ini, Hendriko memprediksi MDKA masih akan kembali menguji resisten double top di 1.300. Apabila berhasil menguat ke atas 1300 potensi penguatan lanjutan ke Rp 1.400 hingga Rp 1.500.

"Sentimen emas yang break all time high sepertinya berpotensi menjadi katalis penguatan saham MDKA," imbuhnya.

Baca Juga: IHSG jatuh dalam, ini kriteria saham-saham yang dilirik dana pensiun

Selain MDKA, BOGA juga mengalami penguatan. Akan tetapi, menurut pengamatan Hendriko pada saham BOGA tidak ada sentimen yang sacata spesifik mempengaruhi.

Dilihat secara teknikal, sejak tahun lalu saham ini bergerak uptrend dan menguat signifikan di akhir tahun. Asal tahu saja jika di tarik setahun ke belakang, saham BOGA memang hingga mencapai 131,85%.

Berdasar RTI Business, harga saham BOGA mulai mengalami penguatan pada pertengahan November 2019. Adapun pada penutupan perdagangan terakhir BOGA mencatatkan  harga Rp 1.565.

Meskipun menunjukan penguatan, Hendriko menyarankan wait and see terlebih dahulu untuk saham BOGA hingga muncul potensi penguatan lanjutan.

Baca Juga: Demam virus corona diprediksi masih menjegal pergerakan IHSG di pekan depan

"Melihat indikator MACD yang mulai divergence dan volume yang mulai menipis, BOGA ada potensi mengalami koreksi setelah penguatan signifikan," kata Hendriko ketika dihubungi Kontan.co.id, Minggu (8/3).




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×