kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

RUPSLB Pelita Samudera setujui pinjaman US$ 12 juta


Rabu, 05 Desember 2018 / 10:59 WIB
RUPSLB Pelita Samudera setujui pinjaman US$ 12 juta
ILUSTRASI. Armada kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (5/12). Dalam RUPSLB tersebut, mayoritas pemegang saham menyetujui pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman kontijensi.

Imelda Agustina Kiagoes, Sekretaris Perusahaan PSSI mengatakan perusahaan berencana mendapatkan pinjaman bank sampai US$ 10 juta untuk jangka pendek dan pinjaman kontinjensi sampai US$ 2 juta dari Citibank N.A Indonesia.

"Fasilitas pinjaman ini tidak memiliki jaminan, mencerminkan tingkat kepercayaan dan keyakinan yang tinggi dari institusi keuangan terhadap prospek bisnis perusahaan," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (5/12).

Perusahaan berencana untuk menggunakan dana tersebut untuk pembiayaan jangka pendek pengembangan armada. Pada bulan ini, perusahaan berencana untuk menambah satu unit kapal tunda dan satu unit kapal induk kelas Handymax yang berasal dari kas internal.

Perusahaan dalam dua tahun terakhir telah membagikan total dividen tunai sekitar Rp 50,3 miliar atau Rp 10 per saham. Ke depannya perusahaan akan melayani basis pelanggan yang lebih besar untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham.

"PSSI menargetkan pendapatan tahun 2019 tumbuh antara 25%-30% dengan margin laba bersih inti sekitar 10%-12%," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×