Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) melakukan penyegaran jajaran manajemen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi perseroan.
Salah satu keputusan RUPSLB adalah menerima pengunduran diri Sugeng Mulyadi dari posisi Direktur Utama sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCC, efektif sejak 25 Juni 2026.
Setelah perubahan tersebut, susunan Direksi IPCC kini terdiri dari Wing Megantoro sebagai Direktur Utama, Donny Yuniarto sebagai Direktur Operasi dan Teknik, serta Bagus Dwipoyono sebagai Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko.
Adapun posisi Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCC masih belum terisi. Untuk menjaga kesinambungan fungsi komersial dan pengembangan bisnis, Direksi menunjuk Donny Yuniarto sebagai Plt Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis.
Baca Juga: Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 17.631 Per Dolar AS Hari Ini (4/9), Paling Kuat di Asia
Penunjukan tersebut berdasarkan keputusan Rapat Direksi dan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar IPCC. Dengan demikian, Donny Yuniarto akan menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis di samping tanggung jawabnya sebagai Direktur Operasi dan Teknik.
Direktur Utama IPCC Wing Megantoro mengatakan, perubahan susunan Direksi menjadi momentum bagi perseroan untuk meneruskan agenda transformasi sekaligus memperkuat kinerja secara berkelanjutan.
“Perubahan susunan Direksi tersebut menjadi momentum bagi IPCC untuk melanjutkan transformasi dan memperkuat kinerja secara berkelanjutan,” ujar Wing dalam keterangan resmi, Kamis (3/9).
Menurut Wing, perubahan komposisi manajemen tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan IPCC di tengah dinamika industri terminal kendaraan.
Selain itu, penataan jajaran Direksi diharapkan dapat mendukung perseroan dalam mencapai berbagai target bisnis yang telah ditetapkan ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














