kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Rupiah tertekan pernyataan pejabat The Fed


Selasa, 23 Juli 2019 / 06:11 WIB


Reporter: Danielisa Putriadita, Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pernyataan pejabat Federal Reserve menekan nilai tukar rupiah. Kemarin, rupiah spot melemah 0,04% ke Rp 13.943 per dollar Amerika Serikat (AS). Serupa, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia turun 0,36% menjadi Rp 13.963 per dollar AS.

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, pernyataan Gubernur The Fed St Louis James Bullard bahwa penurunan suku bunga AS hanya sebanyak 25 basis poin (bps) sudah cukup membuat rupiah loyo.

"Awalnya, pelaku pasar mengekspektasikan The Fed akan memangkas suku bunga 50 bps. Dengan komentar Bullard, optimisme pelaku pasar memudar," jelas dia, Senin (22/7).

Analis Asia Trade Point Futures Deddy Yusuf Siregar menambahkan, perkembangan kondisi global masih akan mendominasi pergerakan rupiah hari ini. "Di tengah minimnya sentimen domestik, respons para pelaku pasar terhadap kondisi global terkini akan menentukan arah rupiah," tegas dia.

Karena itu, Deddy memperkirakan, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.910–Rp 13.980 per dollar AS. Sedangkan Josua menebak, mata uang Garuda akan berada dalam rentang Rp 13.900–Rp 14.000 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×