kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah tertekan antisipasi FOMC


Rabu, 17 Juni 2015 / 07:43 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pertemuan dewan moneter Bank Sentral AS (FOMC Meeting) yang berlangsung sejak kemarin (16/6), menekan rupiah. Pasar mengantisipasi kenaikan suku bunga AS.

Mengutip Bloomberg, Selasa (16/6), di pasar spot, rupiah melemah 0,16% menjadi Rp 13.348 per dollar AS. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia mencatat, rupiah stagnan di level Rp 13.333.

Research and Analyst Monex Investindo Futures Yulia Safrina mengatakan, pelaku pasar menangkap sinyal kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, mungkin pada September 2015. "Ini yang memicu pelaku pasar beralih mengoleksi safe haven, seperti dollar," paparnya, Selasa (16/6).

Proyeksinya, kondisi serupa masih akan berlanjut, hari ini. Mata uang Garuda diperkirakan melemah antara Rp 13.300-Rp 13.350 per dollar AS.

Ekonom Bank Central Asia David Sumual sependapat, isu eksternal dominan menekan rupiah. Selain pertemuan FOMC, rupiah terimbas ketidakpastian penyelesaian utang Yunani. “Investor akan beralih ke safe haven dalam beberapa hari mendatang,” jelas David.

Ia menduga, hari ini, rupiah bergulir di kisaran sempit Rp 13.320-Rp 13.400 per dollar AS. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×