kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Rupiah terangkat jelang rapat BI


Kamis, 11 April 2013 / 06:30 WIB
ILUSTRASI. Perkebunan kelapa sawit PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Kinerja di atas ekspektasi, Panin Sekuritas beri rating beli untuk saham AALI.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Rupiah ditutup menguat terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Di pasar spot, pasangan USD/IDR, Rabu (10/4), melemah 0,26% menjadi 9.692 dibandingkan sehari sebelumnya. Dollar AS merujuk kurs tengah Bank Indonesia (BI) turun 0,52% menjadi 9.692.

Analis pasar uang Bank Mandiri Renny Eka Putri mengatakan, penguatan rupiah terhadap dollar AS dipicu oleh intervensi BI. Selain itu, penerbitan global bond sebesar US$ 3 miliar oleh pemerintah Indonesia membuat likuiditas dollar AS meningkat.  Ini mampu menopang rupiah. "Selain itu, data nonfarm payroll Amerika yang negatif memicu pelemahan dollar AS," ujar Renny.

Head of Trading Commonwealth Veni Kriswandi menambahkan, sinyal BI akan tetap menahan suku bunga acuan di level 5,75% mampu mengangkat rupiah.

Kedua analis itu memperkirakan, penguatan rupiah akan berlanjut pada hari ini. Rupiah akan tertopang pengumuman suku bunga acuan BI. Selain itu, sinyal The Fed akan tetap melanjutkan stimulus di AS akan melemahkan dollar AS.

Renny memperkirakan, hari ini pasangan USD/IDR di rentang 9.690- 9.740. Prediksi Veni, pairing USD/IDR di rentang 9.675 - 9.700.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×