kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Rupiah sulit menguat di awal pekan


Senin, 10 September 2012 / 10:08 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah emiten mencari pendanaan melalui rights issue KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pasangan (USD/IDR) berada di posisi 9.594 pagi ini (10/9). Padahal, selama dua hari berturut-turut rupaih berhasil ditutup dengan penguatan tipis ke level 9.591.

Pengamat Pasar Valas, Rahadyo Anggoro memperhatikan, rupiah sulit menguat karena investor masih menantikan pengumuman keputusan Mahkamah Konstitusi Jerman atas fasilitas dana bailout permanen Eropa pada 12 September mendatang.

"Euro pun masih kesulitan untuk menguat lebih tinggi lagi," kata Rahadyo, Senin (10/9),

Tapi, berkurangnya dominasi dollar atas major currency mereduksi tekanan untuk rupiah. "Kesiapan BI mengintervensi rupiah juga menjadi faktor psikologis yang menahan pelemahan rupiah lebih lanjut," ujar Rahadyo.

Dia memprediksi, hari ini, pairing (USD/IDR) cenderung akan tetap berada di level 9.550 – 9.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×