kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah Spot Ditutup Menguat ke Rp 16.419 Per Dolar AS, Paling Perkasa di Asia


Senin, 01 September 2025 / 15:07 WIB
Rupiah Spot Ditutup Menguat ke Rp 16.419 Per Dolar AS, Paling Perkasa di Asia
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,49% ke Rp 16.419 per dolar AS dan jadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot sukses mempertahankan penguatan hingga penutupan perdagangan hari ini. Senin (1/9), rupiah ditutup di level Rp 16.419 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,49% dibanding penutupan Jumat (29/8) ke level Rp 16.500 per dolar AS. Ini membuat rupiah spot menjadi penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, baht Thailand berada satu level di bawah rupiah setelah melonjak 0,15%. 

Berikutnya, dolar Singapura yang menanjak 0,06% dan dolar Hongkong yang menguat tipis 0,04% terhadap the greenback. 

Baca Juga: Rupiah Menguat di Tengah Hari Ini (1/9), Cek Proyeksi Hingga Akhir Kuartal III-2025

Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,23%. Diikuti, ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,2%.

Kemudian ada dolar Taiwan yang ambles 0,19%. Lalu ada peso Filipina yang ditutup tertekan 0,13% dan rupee India terdepresiasi 0,06%.

Disusul, yuan China turun 0,03% dan yen Jepang melemah tipis 0,007% pada sore ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×