kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Rupiah naik tipis menjadi Rp 14.110 per dolar AS pada Selasa (23/2) pagi


Selasa, 23 Februari 2021 / 09:27 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung pecahan 100 dollar US di salah satu bank di Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/02/2021.


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot naik tipis. Selasa (23/2), rupiah spot berada di level Rp 14.110 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah menguat 0,05% dibandingkan penutupan hari sebelumnya. 

Selain Rupiah, pada pukul 9:10 WIB mayoritas mata uang di kawasan juga mengalami kenaikan terhadap dolar AS. Antara lain, rupee India sebesar 0,21%, China Yuan sebesar 0,10%, ringgit Malaysia sebesar 0,12%.

Sebelumnya, ekonom Bank Mandiri Reny Eka Puteri mengamati kasus Covid-19 di China dan beberapa negara eropa menurun. Namun, hal ini membuat aliran dana asing ter-diversifikasi masuk ke negara yang lebih dulu membaik ekonominya dan tidak hanya masuk ke emerging market. 

Baca Juga: Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Selasa 23 Februari, intip sebelum tukar valas

Dia pun menilai, rupiah masih mendapat dukungan dari data ekonomi dalam negeri yang positif. BI mencatat, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di sepanjang 2020 sebesar US$ 4,7 miliar, membaik dari 2019 yang defisit US$ 30,4 miliar. 

Reny memproyeksikan rupiah pada hari ini bergerak cenderung stabil di rentang Rp 14.040 per dolar AS-Rp 14.120 per dolar AS. "Pelemahan rupiah saat ini masih wajar pasca menguat di awal tahun," kata Reny.

Selanjutnya: Dividen berpotensi turun, saham-saham IDX High Dividend 20 masih bisa dilirik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×