kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rupiah menuju pelemahan mingguan terbesar di 2014


Jumat, 23 Mei 2014 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Suasana Lucy in the Sky yang dikelola PT Lima Dua Lima Tiga Tbk di kawasan SCBD Jakarta.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Mata uang rupiah tengah menuju pelemahan mingguan terbesar pada tahun ini. Berdasarkan data Bloomberg, pada periode 19-23 Mei 2014, rupiah keok 1,3%. Ini merupakan pelemahan terbesar sejak 13 Desember lalu. Sementara, pada pukul 09.08 WIB, mata uang garuda melemah 0,3% menjadi 11.563 per dollar AS. Dengan demikian, sepanjang tahun ini, rupiah masih mencatatkan penguatan sebesar 5,2%.

Pelemahan rupiah terjadi setelah Partai Golkar memutuskan untuk berkoalisi dengan kelompok yang dipimpin Prabow Subianto dari Partai Gerindra. Kondisi itu dinilai akan mempersulit Joko Widodo atau Jokowi untuk meraih kursi presiden.

Nama Jokowi memang kerap mempengaruhi pasar. Masih mengutip data Bloomberg, arus dana asing yang masuk ke pasar saham pada kuartal ini mencapai US$ 1,5 miliar, yang dipicu spekulasi pemerintahan Jokowi akan memangkas subsidi bahan bakar dan memperepat pembangunan infrastruktur.

"Ada kekecewaan investor saat partai Golkar mendukung Gerindra. Ini berarti, tingkat persaingan pada pilpres nanti akan sengit," jelas So Woei Chen, ekonom United Overseas Bank Ltd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×