kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.984   13,00   0,07%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Rupiah Menguat Terbatas 0,02% pada Kamis (23/7) Pagi, Ini Sebabnya


Kamis, 23 Juli 2026 / 12:14 WIB
Diperbarui Kamis, 23 Juli 2026 / 12:16 WIB
Rupiah Menguat Terbatas 0,02% pada Kamis (23/7) Pagi, Ini Sebabnya
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah melemah 44 poin (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/7/2026).

Mengacu pada data perdagangan, rupiah spot berada di level Rp17.914 per dolar AS pada pukul 09.10 WIB. Posisi tersebut menguat tipis 0,02% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.917 per dolar AS.

Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang turut menguat terhadap dolar AS pada perdagangan pagi ini.

Baca Juga: IHSG Naik 1,51% ke 6.430 pada Sesi I Kamis (23/7), BUMI, CUAN, DEWA Top Gainers LQ45

Won Korea Selatan mencatat penguatan terbesar dengan naik 0,67% terhadap dolar AS. Selanjutnya, dolar Taiwan menguat 0,49% dan dolar Singapura naik 0,11%.

Yuan China juga menguat 0,08%, diikuti yen Jepang yang naik 0,06%. Sementara itu, baht Thailand dan peso Filipina masing-masing menguat 0,02%, sama seperti rupiah.

Dolar Hong Kong menjadi mata uang Asia dengan penguatan paling tipis, yakni sebesar 0,001% terhadap dolar AS.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong penguatan terbatas pada rupiah disebabkan oleh harga minyak mentah dunia yang kembali naik tinggi. 

"Namun saya melihat masih ada ruang penguatan kedepannya, terutama apabila harga minyak mentah kembali turun. Hingga akhir tahu, rupiah diproyeksikan berada pada kisaran Rp 17.500-Rp 17.700," kata Lukman kepada Kontan, Kamis (23/7/2026).

Disamping itu, Lukman menilai dolar Australia atau Australian dollar (AUD) menjadi salah satu mata uang yang menarik untuk dicermati. Prospek AUD dinilai masih ditopang oleh harga komoditas yang secara umum berada pada level tinggi.

"Untuk mata uang lainnya, prospeknya masih bergantung pada perkembangan faktor eksternal ke depan, terutama kondisi geopolitik. Saya melihat AUD yang paling menarik, didukung oleh harga komoditas yang umumnya masih tinggi dan bisa lebih tinggi apabila konflik di Timur Tengah mereda," jelas Lukman.

Baca Juga: BEI Suspensi Saham Multi Agro (MAGP) Mulai Perdagangan Kamis (23/7)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×