kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.819   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.122   90,39   1,13%
  • KOMPAS100 1.147   14,66   1,29%
  • LQ45 829   7,64   0,93%
  • ISSI 288   4,68   1,65%
  • IDX30 431   4,08   0,96%
  • IDXHIDIV20 517   4,09   0,80%
  • IDX80 128   1,43   1,13%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,07   0,77%

Rupiah menguat tajam pada perdagangan Rabu (29/4), ini penyebabnya


Rabu, 29 April 2020 / 17:33 WIB
Rupiah menguat tajam pada perdagangan Rabu (29/4), ini penyebabnya
ILUSTRASI. Karyawan menghitung uang rupiah dan dolar AS di Bank Mandiri Syariah, Jakarta, Senin (20/4/2020).


Reporter: Arvin Nugroho | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali melesat tajam untuk menguat pada penutupan pasar Rabu (29/4). Berdasar pasar spot, rupiah ditutup menguat 0,97% di posisi Rp 15.295 per dollar AS.

Kompak, kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat rupiah mengalami penguatan sebesar 0,47% di posisi Rp 15.415 per dollar AS.

Head of Economics Research Pefindo, Fikri C Permana, mengatakan, menguatnya rupiah tak terlepas dari rencana negara-negara Eropa dan Amerika Serikat yang akan melonggarkan kebijakan lockdown-nya. Rencana tersebut memicu investor mulai bergerak untuk berinvestasi di aset-aset berisiko.

Baca Juga: S&P pangkas outlook Bank Mandiri, BRI dan BNI jadi negatif

Di samping itu, yield obligasi di negara-negara maju juga saat ini cenderung mengalami penurunan. Sehingga, investor global berpindah dan mencari negara dengan yield yang tinggi, seperti Indonesia.

“Begitupun dengan harga minyak yang mulai stabil juga memberikan tambahan kepercayaan bagi investor,” kata Fikri.

Senada, Analis Global Kapital Investama, Alwi Assegaf, bilang, rencana pelonggaran kebijakan lockdown menjadi sentimen utama terhadap menguatnya rupiah hari ini.

Dari sisi domestik, penguatan rupiah juga ditopang oleh pernyataan-pernyataan optimis dari Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang menyatakan nilai rupiah saat ini telah bergerak stabil dan menuju ke arah Rp 15.000 per dolar AS pada akhir tahun.

Baca Juga: Bank besar China hadapi perangkap dividen di saat pandemi corona




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×