kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Rupiah Menguat di Tengah Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Terhadap Dolar AS


Selasa, 24 Maret 2026 / 09:42 WIB
Rupiah Menguat di Tengah Mayoritas Mata Uang Asia Melemah Terhadap Dolar AS
ILUSTRASI. Rupiah ditutup menguat 0,50 persen (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mata uang rupiah di pasar spot tercatat menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini setelah sehari sebelumnya melemah.

Mengutip data Bloomberg, Selasa (24/3/2025), rupiah spot berada di level Rp 16.933 per dolar AS pada pukul 09.30 WIB. 

Rupiah menguat 0,38% dibandingkan dengan penutupan perdagangan Senin (23/3/2025) yang berada di level Rp 16.997 per dolar AS.

Sementara itu, melansir data Reuters, pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (24/3) cenderung melemah, dengan sejumlah mata uang mencatat penurunan harian yang cukup tajam.

Baca Juga: Pergerakan Valas Asia Terimbas Kenaikan Harga Energi

Berdasarkan data pukul 02.04 GMT, won Korea Selatan dan baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terbesar. 

Won tercatat turun 0,93% ke level 1.500,6 per dolar AS, sementara baht melemah 0,95% ke posisi 32,63. Pelemahan juga terjadi pada dolar Singapura yang turun 0,25%, ringgit Malaysia 0,23%, serta yuan China 0,22%.

Yen Jepang ikut tertekan tipis sebesar 0,11% ke level 158,6 per dolar AS. Sementara itu, peso Filipina dan dolar Taiwan justru mencatat penguatan ringan masing-masing sekitar 0,05%, sedangkan rupee India stagnan.

Secara keseluruhan, tekanan terhadap mata uang kawasan mencerminkan kuatnya dolar AS di pasar global.

Baca Juga: Mayoritas Mata Uang Asia Stabil Rabu (18/3), Ringgit Malaysia Pimpin Penguatan

Jika dilihat sejak awal tahun 2026, sebagian besar mata uang Asia juga masih berada dalam tren pelemahan. Won Korea Selatan mencatat penurunan terdalam hingga 4,07%, diikuti rupee India yang melemah 4,37% dan baht Thailand sebesar 3,62%.

Rupiah Indonesia turut mengalami depresiasi sekitar 1,80% dibandingkan posisi akhir 2025, bergerak ke kisaran 16.975 per dolar AS.

Di sisi lain, beberapa mata uang justru menunjukkan penguatan secara year-to-date. Ringgit Malaysia menguat 2,81%, yuan China naik 1,35%, dan dolar Singapura menguat 0,59%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×