kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rupiah Menguat 3 Hari Hingga Rabu (24/4) Pagi, BI Diramal Tahan Bunga Lebih Lama


Rabu, 24 April 2024 / 09:55 WIB
Rupiah Menguat 3 Hari Hingga Rabu (24/4) Pagi, BI Diramal Tahan Bunga Lebih Lama
ILUSTRASI. Rabu (24/4) pukul 9.42 WIB, kurs rupiah spot menguat 0,39% ke Rp 16.156 per dolar AS.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat dalam tiga hari perdagangan berturut-turut setelah menyentuh level paling lemah dalam empat tahun terakhir pada Jumat (19/4) lalu. Rabu (24/4) pukul 9.42 WIB, kurs rupiah spot menguat 0,39% ke Rp 16.156 per dolar Amerika Serikat (AS) dari posisi kemarin di Rp 16.220 per dolar AS.

Kurs rupiah spot ditutup pada Rp 16.260 per dolar AS pada Jumat (19/4) lalu. Ini adalah level rupiah paling lemah sejak April 2020 atau dalam empat tahun terakhir.

Kurs rupiah terus menguat dalam tiga hari perdagangan. Dalam tiga hari, kurs rupiah mengakumulasi penguatan 0,64%.

Baca Juga: Harga Saham Bue Chip Ini Turun Ke Level Terendah 14 Tahun, Kini Pilih Beli atau Jual?

Rupiah menjadi salah satu mata uang Asia dengan kinerja terburuk tahun ini. Bahkan 20 dari 21 ekonom yang disurvei Bloomberg memperkirakan bahwa Bank Indonesia (BI) bisa menunda penurunan suku bunga acuan hingga tahun depan jika kurs rupiah terus tertekan.

Menurut 30 dari 41 analis yang disurvei Bloomberg, BI akan menahan suku bunga acuan di 6% pada rapat dewan gubernur pekan ini. Sementara 11 analis bahkan memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis points menjadi 6,25%.

"Ada ketidakpastian arah suku bunga global, terutama dari Federal Reserve. Volatilitas dolar dan suku bunga kemungkinan akan menggoyang pasar keuangan Indonesia lebih lanjut, menyebabkan bank sentral perlu menjaga selisih suku bunga yang menarik dengan US Treasury serta menunda siklus pelonggaran moneter," kata Radhika Rao, ekonom DBS Group Holdings Ltd kepada Bloomberg.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 16.200 Per Dolar AS, Beban Emiten Semakin Menumpuk

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia. Hanya dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,001% terhadap dolar AS. Sementara won Korea memimpin penguatan 0,70% terhadap dolar AS. 

Penguatan won disusul oleh rupiah, dolar Taiwan, peso Filipina, baht Thailand, dolar Singapura, ringgit Malaysia, yen Jepang, dan yuan China.

Sementara indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah ke 105,63. Indeks dolar melemah dalam tiga hari beruntun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×