kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah menanti inflasi


Senin, 03 April 2017 / 09:00 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rupiah bergerak stabil akhir pekan lalu (31/3). Kurs spot rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) turun tipis 0,05% jadi Rp 13.322 per dollar AS. Kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia turun 0,03% menjadi Rp 13.321 per dollar AS.

Rully Arya Wisnubroto, Analis Pasar Uang Bank Mandiri, menilai, pasar menunggu data inflasi Maret. "Kami memperkirakan inflasi akan stabil di angka 0,16% secara bulanan," papar Rully.

Analis Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano menjelaskan, pertumbuhan ekonomi dan penjualan rumah AS mendongkrak kurs dollar AS. "Koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut menyeret rupiah," ujar Tonny.

Tonny memprediksi, rupiah akan memanfaatkan koreksi dollar AS yang menguat dalam tiga hari. Rupiah bisa menguat di kisaran Rp 13.310-Rp 13.340. Rully memprediksi, rupiah berpeluang menguat di Rp 13.295-Rp 13.340 jika inflasi sesuai atau lebih rendah dari ekspektasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×