kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Rupiah menanti data inflasi


Kamis, 30 Maret 2017 / 20:44 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pergerakan rupiah hari ini, Kamis (30/3) tidak terlalu melebar. Mengutip Bloomberg, mata uang Garuda di pasar spot ditutup melemah tipis 0,02% ke level Rp 13.316 per dollar AS.

Vidi Yuliansyah, Analis Monex Investindo Futures menilai, sentimen global cukup mendominasi pergerakan rupiah. Terlebih, Inggris pun sudah mulai menyatakan keluar dari Uni Eropa. "Jadi rupiah relatif bergerak terbatas dengan range yang sempit sehingga ditutup flat pada hari ini," ujarnya.

Di lain sisi, para pelaku pasar masih wait and see terhadap kebijakan Trump yang justru memicu kekhawatiran. Pasalnya, pelaku pasar pesimistis Trump bisa merealisasikan apa yang dikampanyekannya.

Maklum, kebijakan Trump terkait reformasi kesehatan ditolak oleh Kongres. Hal itu sempat menekan dollar dan membuat rupiah menguat. "Tapi pejabat FOMC baru saja mengeluarkan komentar yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga acuan. Itu sedikit bisa mengimbangi kekhawatiran pasar," imbuhnya.

Vidi memprediksi, besok Jumat (31/3), rupiah akan bergerak terbatas di level Rp 13.295 - Rp 13.350. Rilis data inflasi pada pekan depan menentukan arah pergerakan rupiah. "Kalau data inflasi membaik atau di atas ekspektasi pasar, rupiah berpeluang menguat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×