kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Rupiah menanti data inflasi


Kamis, 30 Maret 2017 / 20:44 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pergerakan rupiah hari ini, Kamis (30/3) tidak terlalu melebar. Mengutip Bloomberg, mata uang Garuda di pasar spot ditutup melemah tipis 0,02% ke level Rp 13.316 per dollar AS.

Vidi Yuliansyah, Analis Monex Investindo Futures menilai, sentimen global cukup mendominasi pergerakan rupiah. Terlebih, Inggris pun sudah mulai menyatakan keluar dari Uni Eropa. "Jadi rupiah relatif bergerak terbatas dengan range yang sempit sehingga ditutup flat pada hari ini," ujarnya.

Di lain sisi, para pelaku pasar masih wait and see terhadap kebijakan Trump yang justru memicu kekhawatiran. Pasalnya, pelaku pasar pesimistis Trump bisa merealisasikan apa yang dikampanyekannya.

Maklum, kebijakan Trump terkait reformasi kesehatan ditolak oleh Kongres. Hal itu sempat menekan dollar dan membuat rupiah menguat. "Tapi pejabat FOMC baru saja mengeluarkan komentar yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga acuan. Itu sedikit bisa mengimbangi kekhawatiran pasar," imbuhnya.

Vidi memprediksi, besok Jumat (31/3), rupiah akan bergerak terbatas di level Rp 13.295 - Rp 13.350. Rilis data inflasi pada pekan depan menentukan arah pergerakan rupiah. "Kalau data inflasi membaik atau di atas ekspektasi pasar, rupiah berpeluang menguat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×