kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Rupiah memiliki peluang untuk perkasa


Rabu, 10 Februari 2016 / 06:45 WIB


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kemarin rupiah gagal melanjutkan penguatan. Namun, peluangnya masih terbuka apabila pamor dollar AS terus melorot.

Selasa (9/2), di pasar spot, mata uang Garuda melemah 0,11% ke level Rp 13.612 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat, rupiah terdepresiasi 0,26% ke Rp 13.689 per dollar.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menilai, rupiah melemah karena sentimen global. Volume perdagangan cenderung tipis lantaran libur Tahun Baru Imlek di sebagian Asia. Rupiah juga terimbas penguatan yen.

Sebelumnya, mata uang Asia diuntungkan dengan pelemahan yen pasca Bank of Japan (BoJ) menerapkan suku bunga negatif. "Meski begitu, prospek mata uang emerging market masih positif lantaran The Fed diyakini belum akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat," ujar David.

Research and Analyst Monex Investindo Futures Agus Chandra bilang, mengecilnya peluang The Fed menaikkan suku bunga bisa membawa sentimen positif bagi rupiah.

Itu sebabnya, Agus menduga, Rabu (10/2), rupiah berpeluang menguat ke Rp 13.530- Rp 13.835 per dollar AS. "Meski rilis data penjualan mobil dan ritel turun, efeknya tidak besar pada rupiah," tuturnya.

Prediksi David, rupiah menguat ke Rp 13.580 hingga Rp 13.650 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×