kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.911
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS613.068 0,17%

Rupiah masih tergencet isu suku bunga The Fed

Senin, 05 Maret 2018 / 19:02 WIB

Rupiah masih tergencet isu suku bunga The Fed
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi eksternal masih menyetir pergerakan rupiah pada awal pekan ini. Ekspektasi kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dalam pertemuan Federal Open Market Commitee (FOMC) pada 22 Maret mendatang, mendorong dollar AS unggul di hadapan rupiah.

Mengutip Bloomberg, Senin (5/3), nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,04% ke level Rp 13.762 per dollar AS. Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) mencatat valuasi rupiah menguat tipis 0,04% ke level Rp 13.740 per dollar AS.


David Sumual, ekonom PT Bank Central Asia Tbk menilai, sebenarnya ada yang aneh dari pergerakan mata uang Garuda di awal pekan ini. Sentimen yang cukup bervasiasi  tak cukup kuat menahan kejatuhan rupiah. Padahal, seharusnya masih ada beberapa sentimen positif.

“Sikap China yang cukup optimistis menetapkan target pertumbuhan di level 6,5% seharusnya mampu memberi sentimen positif bagi mata uang negara berkembang,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin.

Selain itu, keputusan Presiden AS Donald Trump terkait pemberlakuan bea impor terhadap baja dan aluminium China seharusnya melemahkan greenback. Kata David, kalau hal itu diterapkan maka pada akhirnya ekonomi AS yang akan dirugikan.

Ditambah lagi seharusnya data ekonomi dalam negeri yang cukup positif bisa menguatkan posisi rupiah. Data cadangan devisa bulan Februari diperkirakan naik. Kemudian surat utang global berdenominasi rupiah juga telah masuk dalam indeks pendapatan tetap di Bloomberg Barclays.

“Ini kan harusnya berpotensi membawa dana asing masuk,” terang David.

Nizar Hilmy, analis PT Global Kapital Investama Berjangka mengatakan, saat ini, rupiah tengah berada dalam tren pelemahan. Mata uang Garuda masih berada di level terendah dua tahun terakhir. “Rupiah pada dasarnya masih tertekan rencana kenaikan suku bunga The Fed,” imbuhnya.

Menurut Nizar, sampai sekarang masih belum ada perubahan arah pergerakan rupiah. Kalau di akhir tahun hingga awal tahun rupiah tengah dalam tren penguatan, maka inilah saatnya rupiah melemah. Hanya saja koreksinya jauh lebih dalam dari yang sebelum-sebelumnya.

Reporter: RR Putri Werdiningsih
Editor: Dupla Kartini

RUPIAH HARI INI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0013 || diagnostic_api_kanan = 0.1415 || diagnostic_web = 1.5451

Close [X]
×