kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Arah rupiah menanti data Amerika


Senin, 05 Maret 2018 / 07:00 WIB
Arah rupiah menanti data Amerika


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekspektasi pasar terhadap kenaikan bunga acuan The Fed tampaknya masih membayangi pergerakan rupiah pada hari ini (5/3). Pelaku pasar kian yakin bunga The Fed bakal naik.

Ekonom Senior Bank Mandiri Andri Asmoro menyebut, kini pelaku pasar masih menanti sejumlah data ekonomi AS yang dirilis sebelum pertemuan Federal Open Market Committee pada 21 Maret. “Dari data itu, pasar bisa memperkirakan berapa kali The Fed akan menaikkan bunga acuan di tahun ini,” ujar dia, Jumat (2/3).

Dari dalam negeri, Rabu (7/3) nanti, BI akan mengumumkan posisi cadangan devisa. Tapi kemungkinan data tersebut tak terlalu mempengaruhi nilai tukar rupiah di pasar.

Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menilai, kebijakan Presiden AS Donald Trump menaikkan bea masuk impor aluminium dan baja juga tidak terlalu berpengaruh terhadap pergerakan nilai tukar mata uang secara global. “Efeknya hanya sesaat,” kata dia, Jumat (2/3) lalu.

Lukman memprediksi rupiah hari ini (5/3) bergerak antara Rp 13.750–Rp 13.825 per dollar AS. Adapun Andri menghitung rupiah bergerak antara Rp 13.700–Rp 13.800 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×