kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Rupiah Jisdor Menguat 0,29% ke Rp 16.265 Per Dolar AS Pada Senin (8/7)


Senin, 08 Juli 2024 / 15:53 WIB
Rupiah Jisdor Menguat 0,29% ke Rp 16.265 Per Dolar AS Pada Senin (8/7)
ILUSTRASI. Rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.265 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (8/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/20/06/2024


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI) ada di level Rp 16.265 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (8/7), menguat 0,29% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.312 per dolar AS.

Pergerakan rupiah di Jisdor BI sejalan dengan rupiah di pasar spot. Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.258 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Senin (8/7), menguat 0,12% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.278 per dolar AS.

Di Asia, sebagian mata uang menguat terhadap dolar AS sore ini. Rupiah memimpin penguatan mata uang Asia dengan kenaikan 0,12%, disusul baht Thailand yang menguat 0,06%, rupee India naik 0,03%, pesso Filipina naik 0,03%, dan dolar Hong Kong menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Baca Juga: Perkasa, Rupiah Spot Menguat 0,12% ke Rp 16.258 Per Dolar AS Pada Senin (8/7)

Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS. Won Korea melemah 0,20%, yen Jepang melemah 0,09%, yuan China melemah 0,02%, dolar Singapura melemah 0,01% dan dolar Taiwan melemah 0,009% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 104,91, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 104,87.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×