kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Rupiah jadi keok setelah pembatasan BBM bersubsidi


Rabu, 15 Desember 2010 / 12:01 WIB
Rupiah jadi keok setelah pembatasan BBM bersubsidi


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Setelah menguat selama dua hari, akhirnya rupiah keok juga. Ada kecemasan kalau tingkat inflasi akan semakin tinggi setelah pemerintah menyetujui pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

"Pembatasan BBM bersubsidi akan menyebabkan tingkat inflasi naik lebih cepat tahun ini. Kondisi itu akan membuat posisi rupiah lemah," jelas Mika Martumpal, senior market analyst PT Bank Commonwealth kepada Bloomberg.

Dia menambahkan, tingkat suku bunga acuan masih akan tetap flat dan hal itu akan membuat rupiah terlihat kurang menarik ketimbang mata uang negara lain yang sudah menaikkan suku bunga acuannya.

Pada pukul 11.05, rupiah melemah 0,1% menjadi 9,020 per dolar. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang Garuda sudah naik 4,1% tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×