kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Rupiah ditutup menguat hari ini, bagaimana prospeknya pada perdagangan Kamis (23/1)?


Rabu, 22 Januari 2020 / 19:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas mengitung uang rupiah di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta, Rabu (27/11/2019).


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Namun Alwi menilai besok, Kamis (23/1) rupiah berpotensi melemah. Sentimen eksternal menjadi yang utama pada perdagangan besok. Salah satunya adalah semakin menyebarnya virus Corona di China.

“Penyebaran virus menjadi sentimen pemberat bagi aset berisiko sekaligus menguntungkan safe haven. Dolar AS sebagai salah mata uang safe haven akan dilirik terlebih jika kekhawatiran semakin meningkat,” papar Alwi.

Baca Juga: Pemerintah optimistis penerimaan PNBP capai target dan sokong tax ratio

Sementara Fikri melihat besok pengumuman BI akan menjadi salah satu acuan terhadap pergerakan pasar keuangan Indonesia, termasuk rupiah.

Alwi juga menilai kondisi rupiah yang sudah overbought bisa memicu aksi profit taking. Oleh karena itu, Alwi memproyeksikan pada perdagangan besok rupiah akan melemah dan bergerak pada rentang Rp 13.560 - Rp 13.700.

Baca Juga: Gubernur BI nilai penguatan rupiah masih sesuai fundamental

Berbeda dengan Alwi, Fikri memproyeksikan rupiah justru akan menguat kembali dengan nilai tengah di Rp 13.635. Sementara pergerakannya berada di rentang Rp 13.575 - Rp 13.695.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×