kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Rupiah Diperkirakan Cenderung Melemah pada Kamis (18/1), Simak Sentimennya


Rabu, 17 Januari 2024 / 19:20 WIB
Rupiah Diperkirakan Cenderung Melemah pada Kamis (18/1), Simak Sentimennya
ILUSTRASI. Mata uang Dolar Amerika dan Rupiah. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah melemah di seluruh pasar pada Rabu (17/1). Di pasar spot, rupiah melemah 0,32% ke Rp 15.643 per dolar Amerika Serikat (AS) dan di kurs tengah Bank Indonesia (BI) terkoreksi 0,30% ke Rp 15.639 per dolar AS.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, tertekannya rupiah akibat indeks dolar naik 0,6% ke 103,3. Penyebabnya, investor menurunkan ekspektasi pada penurunan suku bunga AS pada bulan Maret atas pernyataan hawkish Gubernur Federal Reserve Christopher Waller, Selasa (16/1).

"Pasar kini melihat peluang 62,2% penurunan suku bunga Fed pada bulan Maret, turun secara signifikan dari 76,9% pada sesi sebelumnya," ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (17/1).

Untuk besok, Sutopo memperkirakan rupiah masih cenderung melemah. Menurutnya, saat ini pasar sedang menantikan data penjualan ritel AS untuk melihat prospek lebih lanjut.

Baca Juga: Loyo, Rupiah Spot Ditutup Melemah ke Rp 15.643 Per Dolar AS Pada Hari Ini (17/1)

Senior Economist KB Valbury Sekuritas Fikri C. Permana juga menilai rupiah akan cenderung melemah untuk besok. Sebab berdasarkan konsensus, data penjualan ritel AS diperkirakan naik 0,4% MoM.

Menurutnya, jika ekspektasi itu terjadi maka indeks dolar akan naik kembali dan rupiah terdepresiasi. Sementara jika penguatannya di bawah level itu maka rupiah berpotensi stabil seiring bertahannya BI rate di level 6% dan pertumbuhan kredit sebesar 10,38% di Desember 2023 yang menggambarkan pertumbuhan ekonomi Indonesia positif.

"Namun untuk menguat belum karena risiko volatilitas global yang tinggi," sambungnya.

Karenanya, Fikri memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 15.550 - Rp 15.750 per dolar AS. Sementara Sutopo memproyeksikan rupiah berada dalam rentang Rp 15.600 - Rp 15.700 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×