Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah kembali melanjutkan pelemahan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini.
Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot di buka di level Rp 17.767 per dolar AS pada pukul 19.15 WIB, Selasa (26/5/2026).
Rupiah melemah 0,13% secara harian terhadap dolar AS.
Rupiah melanjutkan pelemahan sehari sebelumnya. Pada Senin (25/5), rupiah di pasar spot melemah 0,15% secara harian ke Rp 17.744 per dolar AS.
Baca Juga: Rupiah Spot Ditutup Melemah 0,07% ke Rp 17.667 per Dolar AS pada Kamis (21/5/2026)
Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah turun 0,14% secara harian ke Rp 17.743. Lagi-lagi rupiah mencetak rekor terburuk sepanjang sejarah.
Sebelumnya, Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah salah satunya dipengaruhi oleh sentimen defisit neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal I-2026 yang mencapai defisit US$ 9,1 miliar. Defisit ini merupakan yang terbesar dalam lebih dari enam tahun.
"Pada Selasa (26/5), rupiah akan dipengaruhi respons Iran terhadap proposal perdamaian AS yang sewaktu waktu akan terjadi," kata Lukman, kemarin (25/5) seperit dikutip dari Harian KONTAN.
Analis Mata Uang, Ibrahim Assuaibi memperkirakan, rupiah juga akan dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Baca Juga: Rupiah Spot Melemah ke Rp 17.726 per Dolar AS pada Senin (25/5) Pagi
Ibrahim memperkirakan, rupiah cenderung melemah di kisaran Rp 17.740–Rp 17.800 per dolar AS pada Selasa (26/5). Lukman memproyeksi, rupiah akan bergerak di rentang Rp 17.700–Rp 17.800 per dolar AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













