kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.643   -93,00   -0,52%
  • IDX 6.321   -50,14   -0,79%
  • KOMPAS100 835   -8,61   -1,02%
  • LQ45 634   -1,06   -0,17%
  • ISSI 225   -2,60   -1,14%
  • IDX30 362   0,42   0,12%
  • IDXHIDIV20 450   3,17   0,71%
  • IDX80 96   -0,68   -0,70%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,67%
  • IDXQ30 118   1,02   0,87%

Jelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Menguat ke Rp 17.689 per Dolar AS


Rabu, 20 Mei 2026 / 13:46 WIB
Jelang Pengumuman BI Rate, Rupiah Menguat ke Rp 17.689 per Dolar AS
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah berbalik arah dan menguat 0,08% ke Rp 17.689 per dolar AS hari ini.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat jelang pengumuman kebijakan suku bunga oleh Bank Indonesia (BI). Mengutip Bloomberg, Rabu (20/5/2026), pukul 13.31 WIB, rupiah di pasar spot menguat 0,08% ke Rp 17.689 per dolar AS.

Sebelumnya, pada Selasa (19/5), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 38 atau 0,22% menjadi Rp 17.706 per dolar Amerika Serikat (AS).

Analis Mata Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah tersebut salah satunya dipengaruhi sentimen eskalasi di Timur Tengah.

Baca Juga: Rupiah Berbalik Menguat ke Rp 17.705 per Dolar AS di Tengah Hari Ini (20/5)

Presiden AS Donald Trump disebut telah menunda serangan yang direncanakan terhadap Iran untuk memungkinkan negosiasi guna mengakhiri perang di Timur Tengah.

Trump mengatakan bahwa ada "peluang yang sangat baik" Amerika Serikat dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir, beberapa jam setelah mengumumkan penundaan aksi militer untuk memungkinkan pembicaraan.

Ibrahim memproyeksikan untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah bergerak fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.700- Rp 17.750 per dolar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×