kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.723   55,00   0,31%
  • IDX 6.091   -3,61   -0,06%
  • KOMPAS100 801   -3,42   -0,43%
  • LQ45 613   -3,73   -0,61%
  • ISSI 214   0,12   0,06%
  • IDX30 350   -1,90   -0,54%
  • IDXHIDIV20 434   -4,91   -1,12%
  • IDX80 92   -0,39   -0,42%
  • IDXV30 120   -0,57   -0,47%
  • IDXQ30 114   -1,66   -1,44%

Rupiah berpotensi melanjutkan tren positif pada perdagangan esok


Senin, 26 Oktober 2020 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Karyawan menghitung pecahan 100 dollar AS di salah satu money changer di Jakarta, Rabu (22/7). KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/07/2020.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah berhasil menutup perdagangan hari ini dengan kinerja oke. Di pasar spot, rupiah berhasil ditutup di level Rp 14.650 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan begitu, rupiah menguat tipis 0,07% dibanding level sebelumnya.

Setali tiga uang, penguatan juga terjadi di kurs tengah Bank Indonesia (BI). mata uang Garuda ini berhasil ditutup naik 0,28% ke Rp 14.697 per dolar AS.

Ekonom Indef, Bhima Yudhistira, memperkirakan, tren positif rupiah ini masih akan berlanjut pada perdagangan besok, Selasa (27/10).

Salah satu faktor pendorongnya adalah masih akan turunnya aksi jual investor asing. Pada sesi perdagangan hari ini saja, asing membukukan net buy atau beli bersih sebesar Rp127 miliar.

Baca Juga: Jika Biden menang, indeks dolar bisa tertekan lebih dalam

“Selain itu, sentimen yang akan berpengaruh adalah indikasi adanya fase pemulihan ekonomi global secara bertahap. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perbaikan data PMI di China dan negara lain. Demand di China untuk kebutuhan industri pun mulai bangkit,” kata Bhima ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (26/10).

Bhima menambahkan, pelaku pasar masih mewaspadai internal politik AS jelang pemilihan presiden November mendatang. Masalah alotnya pembahasan stimulus di AS yang nilainya mencapai US$ 2 triliun menjadikan investor menghindar pasar AS untuk sementara.

Dengan begitu, perkiraan Bhima rupiah akan menguat pada kisaran Rp 14.550 - Rp 14.640 per dolar AS.

Selanjutnya: Rupiah di kurs tengah BI menguat 0,27% ke Rp 14.697 per dolar AS pada Senin (26/10)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×