kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Rupiah Berbalik Arah, Ditutup Menguat ke Rp 15.937 Per Dolar AS Hari Ini (4/12)


Rabu, 04 Desember 2024 / 15:07 WIB
Rupiah Berbalik Arah, Ditutup Menguat ke Rp 15.937 Per Dolar AS Hari Ini (4/12)
ILUSTRASI. rupiah spot ditutup menguat tipis 0,06% ke Rp 15.937 per dolar AS, sejalan dengan mata uang di Asia pada hari ini (4/12)


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot mampu membalikkan keadaan d akhir perdagangan hari ini. Rabu (4/12), rupiah spot ditutup di level Rp 15.937 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat tipis 0,06% dibandingkan dengan penutupan Senin (2/12) di level Rp 15.946 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Hingga pukul 15.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang di Asia setelah ditutup menguat 1%, usai cetak level terendah terhadap the greenback dalam 2 tahun.

Selanjutnya, peso Filipina yang ditutup menanjak 0,56% dan ringgit Malaysia yang terkerek 0,48%. Disusul, dolar Taiwan yang ditutup naik 0,37%.

Baca Juga: Rupiah Spot Dibuka Melemah ke Rp 15.968 Per Dolar AS Hari Ini (4/12), Won Melesat

Berikutnya, yuan China terlihat terapresiasi 0,19% dan baht Thailand yang menguat 0,15% di sore ini.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok  0,53%.

Disusul, rupee India yang koreksi 0,015% dan dolar Hongkong yang turun 0,013%. Kemudian ada dolar Singapura yang terlihat melemah tipis 0,007%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×