kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Rilis kinerja perusahaan, bursa AS berfluktuasi


Jumat, 30 Oktober 2015 / 21:46 WIB
Rilis kinerja perusahaan, bursa AS berfluktuasi


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bursa saham Amerika Serikat (AS) berfluktuasi karena investor menimbang pendapatan perusahaan, diikuti ekuitas menuju penguatan terbaik bulanan sejak 2011 lalu.

Indeks Standard & Poor 500 sedikit berubah pada level 2.089,67 pukul 09:35 pagi waktu New York, Jumat (30/10). Indeks saham AS naik sebesar 8,9 % bulan ini. Saham juga berada di jalur untuk memperpanjang penguatan mingguan terpanjang tahun ini.

Analis memproyeksikan keuntungan emiten S&P 500 turun 6,1 % pada kuartal ketiga. Dengan sekitar dua pertiga dari perusahaan di indeks telah melaporkan pendapatannya musim ini, sebesar 75 % perusahaan telah mengalahkan proyeksi keuntungan, sementara hanya 44 % telah melampaui perkiraan penjualan.

Indeks S&P 500 rebound sebesar 12 % dari level terendahnya pada Agustus lalu, didorong oleh penguatan saham sektor energi dan teknologi - kelompok yang sama yang membantu menyeret indeks mencatat kuartalan terburuk sejak 2011 lalu.

Saham Energi sekarang menuju kenaikan terkuat bulanan sejak saat itu, sementara saham teknologi bersiap mencatat kenaikan terbaik dalam lima tahun terakhir di tengah kekhawatiran bahwa dampak pelonggaran moneter di China akan menyebar.

Bank-bank sentral telah mendominasi pasar bulan ini, dengan pelemahan laporan pasar pekerjaan AS mendorong ekuitas keluar dari penurunan pada musim panas dan menekan dolar terkait spekulasi Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga mendekati nol hingga 2016 mendatang.

Tanda-tanda pertumbuhan global yang lemah mendorong Bank Sentral Eropa (ECB) mengisyaratkan potensi penambahan stimulus, sementara China secara tak terduga memotong suku bunga pinjamannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×