kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Rifan Financindo Berjangka catat kinerja positif di kuartal I-2019


Selasa, 07 Mei 2019 / 15:42 WIB
Rifan Financindo Berjangka catat kinerja positif di kuartal I-2019

Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) kembali menorehkan kinerja positif pada kuartal pertama tahun 2019. Berdasarkan laporan hasil kinerja, total volume transaksi naik 32,41% menjadi 365,796 lot, dibandingkan kuartal pertama tahun 2018 sebesar 276,265 lot.

“Kendati dalam situasi tahun politik, namun mewakili manajemen, Rifan cukup membuktikan bahwa pertumbuhan transaksi tetap terjaga stabil,” jelas Teddy Prasetya, CEO PT Rifan Financindo Berjangka.


Sepanjang Januari hingga Maret 2019, total nasabah baru RFB yang naik sebanyak 922 nasabah. Dibandingkan tahun 2018, dan pada posisi yang sama jumlahnya meningkat 39,49%. 

Teddy menjelaskan, kontribusi naiknya volume transaksi, didongkrak dari total volume transaksi bilateral kuartal I-2019 sebesar 299,206 lot. Capaian ini naik 58,34% dari total volume transaksi bilateral kuartal I-2018 sebesar 188,957 lot. Sementara total volume transaksi multilateral turun 23,73% menjadi 66,590 lot. 

"Tertekannya harga komoditas domestik hingga akhir Maret ini, seperti minyak sawit, karet, emas, dan logam lainnya menunjukkan adanya tren penurunan harga. Ini membuat perlambatan volume transaksi multilateral tak terelakkan," tandasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (7/5).

Ke depannya untuk bisa memaksimalkan kinerja dan transaksi, Teddy mengaku RFB menggenjot edukasi dan mengutamakan layanan kepada nasabah. Teddy menambahkan saat ini RFB sudah memiliki 1 kantor pusat di Jakarta, dan 9 kantor cabang di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru dan Palembang. 

Perluasan ekspansi masih akan dilakukan di beberapa kota besar lain, dengan fokus menjangkau nasabah potensial. “Seluruh sumber daya yang kami miliki sekarang akan terus kami perbesar dan perkuat, sehingga kami pun tetap optimistis bahwa target 1,5 juta lot hingga akhir tahun 2019 akan tercapai dengan komposisi 1,1 juta lot untuk volume transaksi bilateral, dan 400 ribu lot untuk volume transaksi multilateral,” imbuh Teddy.




TERBARU

Close [X]
×