kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Return reksadana pendapatan tetap mulai terbatas


Rabu, 07 September 2016 / 17:55 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Yudho Winarto

Kendati demikian, performa harga obligasi mulai terbatas. Ada tantangan yang berpeluang menghambat kenaikan harga obligasi. Yakni pasokan obligasi pemerintah yang berpotensi meningkat jika penerimaan tebusan tax amnesty di bawah estimasi. Akibatnya, bakal timbul perang kupon antara obligasi negara, obligasi korporasi, serta deposito.

Prediksi Herbie Mohede, Senior Fixed Income Portfolio Manager PT Samuel Aset Manajemen return reksadana pendapatan tetap bisa melaju 5% - 6% hingga akhir tahun 2016.

Investor patut mencermati faktor eksternal. Maklum, investor asing masih mendominasi pasar Surat Berharga Negara (SBN) yakni hampir 40% dari total outstanding.

Kendati demikian, Herbie menilai, belum ada dorongan kuat bagi The Fed untuk merealisasikan rencananya. Sebab, rilis data tenaga kerja AS per Agustus 2016 cukup mengecewakan. "Selama imbal hasil obligasi negara AS stabil, demikian pula imbal hasil SBN Indonesia," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×