Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (7/9).
Dalam perdagangan perdananya, saham Prima Andalan Mandiri menguat 1,76% menjadi Rp 1.445 per saham. MCOL telah melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO), dengan menerbitkan 355.560.000 saham baru pada harga Rp 1.420 per saham.
Dari hasil IPO yang merupakan 10% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut, Prima Andalan mendapatkan dana segar sebesar Rp 504,89 miliar.
Dalam penawaran umum saham perdana ini, MCOL menunjuk PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Asal tahu saja, Prima Andalan Mandiri merupakan perusahaan yang berkecimpung di bidang pertambangan batubara dan jasa penunjang pertambangan batubara.
Baca Juga: Bangun pabrik ke-15, Nippon Indosari (ROTI) optimistis raih kinerja positif
Emiten anyar ini berencana menggunakan sekitar Rp 441 miliar dana hasil IPO untuk pembelian peralatan berat sebagai pendukung produksi, yang keseluruhan peralatannya dibeli dari PT United Tractors Tbk (UNTR).
Sisanya akan digunakan untuk modal kerja dalam bentuk setoran modal kepada anak usaha, yakni PT Mandala Karya Prima (MKP), untuk pembayaran utang usaha dan biaya operasional.
Kegiatan operasional MCOL dilakukan melalui kantor pusat yang berlokasi di Jakarta, sedangkan kegiatan penambangan dilakukan di wilayah Kalimantan Utara.
Dalam menjalankan usahanya, MCOL dan ketiga Entitas Anak memiliki bisnis yang terintegrasi dari tambang hingga ke pelabuhan laut.
"Pilar pendukung bisnis perseroan berada pada sinergi antara ketiga entitas anak yang saling melengkapi rantai pasokan batubara dari hulu hingga hilir," ujar President Director Prima Andalan Mandiri Handy Glivirgo, hari ini.
Selanjutnya: Menimbang-nimbang IPO calon penghuni bursa, mana yang menarik?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News