kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.901   19,00   0,11%
  • IDX 6.322   -51,70   -0,81%
  • KOMPAS100 825   -10,19   -1,22%
  • LQ45 627   -6,67   -1,05%
  • ISSI 218   -2,04   -0,93%
  • IDX30 351   -3,58   -1,01%
  • IDXHIDIV20 427   -2,84   -0,66%
  • IDX80 94   -1,12   -1,17%
  • IDXV30 117   -0,97   -0,82%
  • IDXQ30 111   -0,81   -0,73%

Rencana Jepang meredam harga minyak


Rabu, 12 Juni 2013 / 07:14 WIB
ILUSTRASI. S&P Global: Mata uang kripto dan De-Fi terus tumbuh pada 2022. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration.


Sumber: Reuters | Editor: Asnil Amri

NEW YORK. Rencana Bank Sentral Jepang untuk membatasi stimulus berdampak kemana-mana. Setelah bursa Amerika Serikat (AS) dan harga emas, pengaruh rencana pembatasan stimulus di Jepang itu ikut mempengaruhi harga minyak dunia.

Harga minyak mentah Brent turun karena ada kekhawatiran, bank sentral selain Jepang ikut sikap dari Bank Sentral Jepang tersebut. Para investor khawatir, banyak bank sentral lain ikut memperlonggar kebijakan moneter seperti yang akan dilakukan Jepang.

"Gagasan dari Bank of Japan meredam harga," kata Gene McGillian, analis dari Tradition Energy di Stamford. Minyak mentah Brent turun 99 sen menjadi US$ 102,96 per barel, setelah sebelumnya kehilangan lebih dari $ 2 per barel.

Minyak mentah AS merosot 39 sen menjadi US$ 95,38 per barel setelah sempat jatuh ke posisi US$ 94,04, per barel, sedikit di bawah rata-rata 100 hari di harga US$ 94,07.

McGillian mencatat, bahwa reli harga minyak menuju US$ 97 yang terjadi baru-baru ini telah mereda setelah tak ada lagi tanda-tanda pulihnya ekonomi AS.

Sejak awal Mei, minyak mentah Brent diperdagangkan pada kisaran US$ 100 - US$ 105 per barel sejak awal Mei. Sedangkan minyak mentah AS pada waktu yang sama diperdagangkan pada kisaran US$ 91 - US$ 97 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×