kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.992   21,00   0,12%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Relaksasi PPKM mendorong naiknya Indeks SMC Liquid


Rabu, 10 Februari 2021 / 07:00 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga tutup perdagangan Selasa (9/2), Indeks IDX SMC Liquid mengalami kenaikan 5,48% ytd. Adapun saham-saham dengan kenaikan tertinggi yang menyokong kenaikan indeks ini seperti PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Timah Tbk (TINS), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT Link Net Tbk (LINK).

Selain itu, saham yang mencetak kenaikan pada indeks SMC Liquid juga ada PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA), PT Waskita Karya Persero Tbk (WIKA), PT Sarana Nusantara Tbk (TOWR), dan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA).

Analis Philip Sekuritas Indonesia Anugerah Zamzami Nasr mengatakan, secara keseluruhan efek seleksi memberikan kontribusi pada outperformance pada indeks SMCL, yang mana konstituen yang dipilih lebih banyak yang memiliki kinerja bagus.

“Dibanding IHSG yang kenaikannya 2,28% ytd, indeks SMC liquid lebih terkena eksposur size (yang lebih kecil) dan value, yang merupakan faktor outperformance mereka dibanding benchmark (IHSG),” katanya, Selasa (9/2).

Baca Juga: Minim sentimen, IHSG diprediksi melemah lagi pada Rabu (10/2)

Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus menilai, penguatan saham-saham yang berada di indeks SMC Liquid juga tersokong oleh pelonggaran pada aturan jilid 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dengan pelonggaran PPKM, dapat memberikan keyakinan pada investor bahwa ekonomi bisa membaik sehingga membuat saham-saham tersebut mengalami kenaikan, terlebih sektor ritel.

Ambil contoh emiten Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT Ace Hardware Tbk (ACES) yang banyak memiliki gerai di pusat perbelanjaan. Dengan adanya relaksasi PPKM tentu hal ini akan mendorong pendapatan ERAA dan ACES.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×