Reporter: Yasmine Awalia | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Investor perlu mencermati sejumlah saham pilihan di tengah tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan penantian hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Selasa (22/9/2026).
IHSG pada perdagangan Senin (21/9) turun 0,88% ke level 6.384,73. Pelemahan indeks terjadi di tengah tekanan rupiah, ketidakpastian geopolitik, serta perhatian pasar terhadap arah kebijakan moneter global dan domestik.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, tekanan terhadap IHSG masih cukup kuat seiring meningkatnya perhatian investor terhadap kebijakan suku bunga global.
Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham CUAN, INDF, dan MAPA untuk Jumat (18/9)
"IHSG masih rawan koreksi dengan support di 6.370 dan resistance 6.406," ujar Herditya.
Menurut dia, kebijakan sejumlah bank sentral yang mulai menaikkan suku bunga menjadi perhatian pasar karena berpotensi menandai berlanjutnya siklus pengetatan, terutama di tengah kenaikan inflasi energi dan ketidakpastian geopolitik.
Dari dalam negeri, investor akan mencermati hasil RDG BI, terutama arah kebijakan suku bunga di tengah pelemahan rupiah. Pada Senin (21/9), rupiah melemah 0,54% ke Rp17.825 per dolar AS.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang juga melihat ruang koreksi IHSG masih terbuka.
Baca Juga: Siapkan Anggaran Rp 500 Miliar Untuk Buyback, Intip Rekomendasi Saham Kalbe (KLBF)
Secara teknikal, indeks masih bertahan di atas MA100, tetapi pelebaran histogram negatif MACD dan potensi terbentuknya Death Cross pada Stochastic RSI menunjukkan tekanan yang meningkat. IHSG berpotensi menguji area 6.300–6.350.
Di tengah kondisi tersebut, Herditya merekomendasikan tiga saham untuk dicermati pada perdagangan Selasa, yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada kisaran Rp3.720–Rp3.880, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp396–Rp434, dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Rp2.250–Rp2.380.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













