kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Realisasi buyback GPRA tidak mencapai 1%


Senin, 20 Januari 2014 / 19:11 WIB
Realisasi buyback GPRA tidak mencapai 1%
ILUSTRASI. Seorang pekerja membersihkan kendaraan di showroom penjualan mobil bekas di Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (24/11/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) sebelumnya menyiapkan dana buyback senilai Rp 80 miliar. Dana tersebut digunakan untuk buyback paling banyak atas 20% modal disetor GPRA, dan memiliki tenggat waktu buyback antara 3 Oktober 2013 hingga 3 Januari 2014.

Namun, berdasarkan keterangan resmi perusahaan, (20/1), realisasi buyback yang dilakukan masih mini. Buyback hanya dilakukan pada tanggal 11 dan 23 Oktober 2013 atas 3,55 saham dengan harga rata-rata buyback Rp 170 per saham.

Jika ditotal, maka manajemen mengeluarkan Rp 603,51 juta untuk buyback. Dengan kata lain, buyback yang dilakukan baru terealisasi 0,7% dari target dana yang dialokasikan.

Bahana Securities ditunjuk sebagai fasilitator buyback ini. Tadi, saham GPRA ditutup naik 2 poin atau menguat 1,35% ke level Rp 150 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×