kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.706   62,71   1,11%
  • KOMPAS100 737   9,52   1,31%
  • LQ45 558   5,20   0,94%
  • ISSI 199   2,08   1,06%
  • IDX30 316   2,13   0,68%
  • IDXHIDIV20 390   0,47   0,12%
  • IDX80 84   0,86   1,03%
  • IDXV30 106   -0,37   -0,35%
  • IDXQ30 102   0,44   0,43%

Realisasi buyback GPRA tidak mencapai 1%


Senin, 20 Januari 2014 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. Seorang pekerja membersihkan kendaraan di showroom penjualan mobil bekas di Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (24/11/2020). KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) sebelumnya menyiapkan dana buyback senilai Rp 80 miliar. Dana tersebut digunakan untuk buyback paling banyak atas 20% modal disetor GPRA, dan memiliki tenggat waktu buyback antara 3 Oktober 2013 hingga 3 Januari 2014.

Namun, berdasarkan keterangan resmi perusahaan, (20/1), realisasi buyback yang dilakukan masih mini. Buyback hanya dilakukan pada tanggal 11 dan 23 Oktober 2013 atas 3,55 saham dengan harga rata-rata buyback Rp 170 per saham.

Jika ditotal, maka manajemen mengeluarkan Rp 603,51 juta untuk buyback. Dengan kata lain, buyback yang dilakukan baru terealisasi 0,7% dari target dana yang dialokasikan.

Bahana Securities ditunjuk sebagai fasilitator buyback ini. Tadi, saham GPRA ditutup naik 2 poin atau menguat 1,35% ke level Rp 150 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×