kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.062   62,00   0,34%
  • IDX 5.831   -109,85   -1,85%
  • KOMPAS100 773   -12,85   -1,64%
  • LQ45 583   -6,25   -1,06%
  • ISSI 203   -3,48   -1,69%
  • IDX30 330   -3,96   -1,19%
  • IDXHIDIV20 409   -3,48   -0,84%
  • IDX80 88   -1,29   -1,45%
  • IDXV30 112   -1,92   -1,69%
  • IDXQ30 107   -1,11   -1,03%

Rasa cemas investor kian menjadi, bursa Asia pagi memerah


Rabu, 23 Februari 2011 / 08:48 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani penukaran uang dolar Amerika di salah satu gerai penukaran valuta asing, Jakarta, Jumat (1/3/2019). Jelang akhir tahun, banyak perusahaan yang berbondong-bondong menerbitkan obligasi global.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Mayoritas saham di bursa Asia masih menunjukkan penurunan. Ketegangan politik di Libya yang kian memuncak serta melonjaknya harga minyak membuat investor cemas.

Pada pukul 09.49 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,1% menjadi 137,05. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 0,2%, indeks S&P/ASX 200 turun 0,2%, indeks NZX 50 tak banyak berubah, dan indeks Kospi naik 0,2%.

Saham-saham yang pergerakannya mempengaruhi bursa Asia adalah: Qantas Airways Ltd dan Korean Air Lines Co melorot masing-masing 0,6% seiring kenaikan harga minyak dunia. Penurunan juga dialami Kubota Corp yang turun 2,7% setelah Credit Suisse menurunkan rating rekomendasinya menjadi "underperform".

"Outlook perekonomian dunia penuh ketidakpastian saat ini. Kecemasan investor kian menjadi-jadi terkait inflasi seiring melonjaknya harga minyak dunia," papar Hiroichi Nishi, equities manager Nikko Cordial Securities Inc.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×