kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ramayana Lestari Sentosa (RALS) berencana buyback, simak tanggapan analis


Senin, 08 Maret 2021 / 15:41 WIB
ILUSTRASI. Warga memilih pakaian yang dijual di pertokoan kawasan Malioboro, DI Yogyakarta, Kamis (21/5/2020). ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/aww.


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

"Saat ini kami masih hold dengan target harga Rp 735 karena kami concerned dengan momentum Lebaran yang masih di bayangi oleh Covid-19," ungkap Robert ketika dihubungi Kontan.co.id, Senin (8/3). 

Akan tetapi, lanjut Robert, tidak menutup kemungkinan RALS bisa memaksimalkan momentum lebaran. Ini bisa terjadi apabila vaksin mulai menunjukkan hasil signifikan sehingga bisa menekan kasus Covid-19 sebelum Lebaran. 

Baca Juga: Simak deretan saham pilihan Mirae Asset Sekuritas untuk bulan ini

Sekadar informasi, hingga kuartal III 2020 RALS mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan. Total pendapatan RALS menurun hingga 57,11% year on year (yoy) menjadi Rp 1,9 triliun dari sebelumnya Rp 4,43 triliun. 

Di sisi lain, RALS menanggung rugi tahun berjalan hingga Rp 95,22 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2020. Padahal pada periode yang sama tahun sebelumnya, RALS masih membukukan laba tahun berjalan hingga Rp 612,42 miliar. 

Selanjutnya: Di 2021, Jasa Marga (JSMR) andalkan pendanaan dari perbankan, obligasi dan divestasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×