kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,60   -2,56   -0.26%
  • EMAS1.135.000 -0,09%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Rajin Ekspansi dan Kinerja Oke Menjadi Katalis Saham Mitratel (MTEL).


Senin, 04 Desember 2023 / 17:10 WIB
Rajin Ekspansi dan Kinerja Oke Menjadi Katalis Saham Mitratel (MTEL).
ILUSTRASI. Menara?telekomunikasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk alias Mitratel.


Reporter: Ahmad Febrian, Yuliana Hema | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel memimpin penguatan sektor menara di sepanjang November 2023. Kinerja harga saham anak usaha Grup Telkom tersebut menguat signifikan mengalahkan kompetitornya.

Saham emiten berkode MTEL melompat 15,32% dalam sebulan terakhir dan tembus Rp 715 pada perdagangan Jumat (1/12). Penguatan itu berlanjut di Senin (4/12), harga saham MTEL naik 1,4% ke Rp 725 per saham. 

Selain harga sahamnya menguat, likuiditas perdagangan saham MTEL di musim window dressing ini juga melonjak drastis. Rata-rata volume perdagangan harian saham MTEL bulan lalu mencapai 62,4 juta atau naik 113% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Analis sepakat, saham MTEL terdongkrak berbagai katalis positif mulai dari valuasi, fundamental perusahaan hingga aksi ekspansi.  Pada pekan lalu, MTEL mengumumkan akuisisi fiber optik sepanjang 967 kilometer dan 803 menara senilai total Rp1,86 triliun.  

Kembalinya harga saham MTEL menembus Rp 700 disinyalir tersengat berbagai katalis positif. Edo Ardiansyah, Research Analyst Phillip Sekuritas menilai, valuasi yang sudah murah turut mendorong apresiasi harga saham emiten menara tersebut. “Jika terjadi koreksi harga saham MTEL membuat valuasinya menarik. Sehingga rebound terjadi akibat psikologis pasar yang menilai harga saham MTEL sudah undervalued di tengah prospek kinerja tahun ini dan tahun depan yang positif” kata Edo. 

Senada dengan Edo, Sucor Sekuritas dalam laporan risetnya juga turut menyebutkan bahwa valuasi MTEL tergolong murah karena diperdagangkan setara dengan 10,4 kali EV/EBITDA. Sementara kompetitornya TBIG mencapai 13 kali  dan TOWR 10 kali EV/EBITDA. 

Baca Juga: Tahun Depan, Mitratel (MTEL) Tetap Agresif Ekspansi Anorganik 

Faktor lain yang juga turut disinggung oleh Sucor Sekuritas adalah MTEL dinilai memiliki pertumbuhan pendapatan yang superior. Penopangnya,  penambahan tower baru baik pembangunan baru maupun akuisisi serta kemampuan MTEL untuk memperbaiki margin keuntungan dengan peningkatan tenancy ratio, terutama di luar Jawa.

MTEL mengakuisisi menara milik PT Gametraco Tunggal sebanyak 803 menara senilai Rp 1,75 triliun. Dengan akuisisi tersebut jumlah menara MTEL resmi menembus 38.000 dan semakin memperkuat posisinya sebagai market leader di Asia Tenggara. Selain akuisisi menara, MTEL juga melakukan akuisisi aset serat optik milik PT Power Telecom sepanjang 967,1 km  senilai Rp 85 miliar. 

MTEL menjadi satu-satunya perusahaan infrastruktur telekomunikasi yang berhasil mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan di sepanjang sembilan bulan 2023. Laba bersih MTEL naik 16,6% secara tahunan.  Sucor Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 840 per saham.

Katalis positif di tahun depan masih banyak perusahaan operator telekomunikasi yang akan melakukan divestasi menara dan fiber optik. Langkah divestasi  karena para operator telekomunikasi akan fokus pada inovasi produk yang memberikan nilai tambah dan pemenuhan kebutuhan konsumen.  Perubahan ini peluang bagi MTEL untuk menjadi partner strategis dan tumbuh bersama mereka..

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×