kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Punya kas tebal, Astra International (ASII) terus eksplorasi peluang bisnis baru


Senin, 08 November 2021 / 22:00 WIB


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu emiten yang mempunyai kas dan setara kas cukup tinggi. Per September 2021, ASII mencatatkan kas dan setara kas Rp 60,53 triliun atau tumbuh 27,29% dari posisi akhir tahun lalu.

Head of Investor Relation PT Astra International Tbk Tira Ardianti mengungkapkan, kenaikan jumlah kas bersih ASII dari kuartal IV-2020 sampai dengan kuartal III-2021 disebabkan oleh kinerja perdagangan yang lebih baik.

Per kuartal III-2021, ASII mengantongi pertumbuhan pendapatan bersih hingga 28% secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 167,4 triliun. Pada periode yang sama tahun lalu, pendapatan bersihnya tercatat Rp 130,34 triliun. 

Baca Juga: Astra Dukung Paviliun Indonesia Expo 2020 Dubai

Tira menambahkan, selain karena menorehkan kinerja apik, realisasi belanja modal dan penggunaan modal kerja yang relatif rendah juga membuat kas ASII meningkat.

Sampai September 2021, realisasi belanja modal ASII baru sebesar Rp 5,5 triliun. Padahal, pada tahun ini ASII mengalokasikan belanja modal senilai Rp 11 triliun sampai Rp 12 triliun.

"Realisasi belanja modal dari awal tahun sampai dengan kuartal III-2021 dan juga rencana kami untuk kuartal IV-2021 masih belum kembali ke angka di 2019. Hal ini adalah dampak dari pandemi yang masih berlangsung," terangnya kepada Kontan.co.id, Senin (8/11).

Untuk ke depannya, manajemen ASII berkomitmen untuk terus mengeksplorasi peluang bisnis yang ada untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan. 

"Jadi kami akan terus berinvestasi dengan memperhatikan dengan cermat peluang peluang yang ada di berbagai sektor yang potensial bertumbuh di Indonesia," pungkasnya.

Selanjutnya: Saham-saham yang banyak dijual asing saat IHSG ditutup menguat pada Kamis (4/11)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×