kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

PTBA fokus penetrasi ke pasar China dan India


Minggu, 30 Juli 2017 / 15:38 WIB


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Harga batubara merangkak naik. Strategi PT Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk memanfaatkan cuan yaitu masih melakukan penetrasi pasar ke China dan India.

Adib Ubaidillah, Sekretaris Perusahaan PT Bukit Asam mengatakan, dengan kenaikan harga batubara ini pihaknya masih melakukan strategi optimisasi dan efisiensi.  "Tentu saja kami berharap kenaikan harga batubara ini akan terus berlanjut,” kata Adib pada KONTAN, Minggu (30/7).

Dari sisi operasional, kenaikan harga batubara dapat memberikan ruang fleksibilitas yang tinggi untuk melakukan optimasi. Sedangkan, dari sisi penjualan batubara, tahun ini strategi PTBA masih melakukan penetrasi pasar untuk penjualan low to medium range calorie untuk pasar ekspor China dan India.

Dengan kenaikan harga ini, PTBA berharap bisa mencapai target produksi dan volume penjualan yang ditetapkan sebelumnya. "Kenaikan produksi dan penjualan tidak bisa dilakukan secara spontan tetapi harus tetap memenuhi kaidah good mining practice untuk keberlangsungan perusahaan dan perhatian terhadap lingkungan,” kata Adib

Sebagai catatan, PTBA menargetkan produksi batubara mencapai 22,37 juta ton di 2017, naik 12,13% dari sebelumnya 19,95 juta ton sepanjang 2016. Sedangkan penjualan, PTBA menargetkan pertumbuhan hingga 23,17 juta ton, naik 22% dibanding realisasi penjualan tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×