kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Progres positif dari Brexit membuat rupiah terkoreksi


Jumat, 22 Maret 2019 / 20:22 WIB
Progres positif dari Brexit membuat rupiah terkoreksi

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Uni Eropa sepakat untuk memberi perpanjangan waktu pelaksanaan Brexit. Sedianya perpisahan Inggris dengan Uni Eropa akan terjadi pada 29 Maret atau kurang dari dua minggu lagi. Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim menilai bahwa Brexit mampu membuat rupiah melemah.

Sebab pelaku pasar kembali ke mata uang safe-haven seperti poundsterling. Mengutip Bloomberg pada Jumat (22/3) rupiah terkoreksi 0,16% menjadi Rp 14.162 per dollar Amerika Serikat (AS). Sementara, dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,39% di level Rp 14.157 per dollar AS.


Presiden Dewan Uni Eropa, Donald Tusk mengungkapkan bahwa dua puluh tujuh negara Uni Eropa sepakat untuk mengabulkan permintaan Inggris yang meminta perpanjangan waktu pelaksanaan Brexit.

Melalui cuitan di Twitter, Tusk menyebut bahwa 27 negara Uni Eropa secara aklamasi menyetujui perpanjangan waktu sampai 22 Mei, jika proposal Brexit disetujui oleh parlemen Inggris pekan depan. Jika tidak ada persetujuan dari parlemen pekan depan, extra time hanya berlaku sampai 12 April.

“Jadi kalau sampai tidak ada restu dari parlemen pada pekan depan, maka Inggris punya waktu sebulan untuk bersiap menghadapi mimpi buruk yaitu keluar dari Uni Eropa tanpa kompensasi apa-apa alias No-Deal Brexit,” kata Ibrahim kepada Kontan, Jumat (22/3).

Di sisi lain negosiator dagang dari AS dan China dijadwalkan bertemu di Beijing untuk mengadakan pembicaraan baru minggu depan. Sesuai informasi bahwa negosiator AS tidak menargetkan kesepakatan perdagangan cepat.

Sebaliknya, tujuannya adalah untuk mencapai kesepakatan selama pertemuan antara Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping di Mar Lago kira-kira sebelum akhir April. Dilaporkan pada awal minggu bahwa beberapa negosiator AS khawatir bahwa Beijing mendorong kembali terhadap beberapa tuntutan AS dalam pembicaraan perdagangan.

Pejabat Tiongkok tidak senang dengan kurangnya jaminan dari administrasi Trump bahwa tarif atas barang-barang mereka akan dicabut, bahkan setelah menyetujui perubahan kebijakan kekayaan intelektual mereka bulan lalu.

Ibrahim memprediksi dalam perdagangan hari Senin depan rupiah kemungkinan masih akan tertekan. Adapun mata uang garuda akan berada di level Rp.14.117-Rp 14.190 per dollar AS dan selama sepekan ke depan di kisaran harga Rp.14.090-Rp.14.230 per dollar AS.




TERBARU

Close [X]
×