kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

PPRE Percepat Transformasi Menjadi Perusahaan Pertambangan dan Konstruksi


Kamis, 30 Oktober 2025 / 22:54 WIB
PPRE Percepat Transformasi Menjadi Perusahaan Pertambangan dan Konstruksi
ILUSTRASI. Aktivitas bisnis pertambangan PT PP Presisi Tbk (PPRE). PT PP Presisi Tbk (PPRE) berupaya mempercepat transformasi menuju perusahaan pertambangan dan konstruksi.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PP Presisi Tbk (PPRE) berupaya mempercepat transformasi menuju perusahaan pertambangan dan konstruksi. Sumber daya yang melimpah, margin yang positif, hingga kesiapan fasilitas menjadi latarnya.

Direktur Operasi PPRE Yovi Hendra menyebutkan bahwa lini bisnis usaha perseroan mencakup jasa pertambangan dan konstruksi. Ini didukung penyewaan alat berat yang menjadi keunggulan kompetitif dalam menjaga produktivitas.

Kepemilikan armada alat berat yang memadai disebut akan memastikan perseroan mampu menangani proyek-proyek besar secara mandiri, dengan tingkat keandalan operasional yang tinggi.

"Kami menjalankan operasional secara efisien dan inovatif," ujarnya paparan publik, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga: Pendapatan dan Laba Bersih PP Presisi (PPRE) Naik per Kuartal III 2025

Direktur Utama PPRE Rizki Dianugrah menambahkan bahwa potensi sumber daya alam Indonesia juga sangat mumpuni. Selain itu juga strategis dan relevan dalam transformasi bisnis PPRE.

Ia menyebutkan bahwa Indonesia menyumbang sekitar 60% produksi nikel dunia menempati posisi pertama, kemudian menempati posisi keenam untuk bauksit, dan kedua untuk timah.

"Melihat potensi ini, langkah transformasi PPRE ke sektor pertambangan sangat relevan," jelasnya.

 

Rizki juga menegaskan strategi ekspansi ke pertambangan sejalan dengan arah hilirisasi nasional. Hal itu juga sekaligus dengan orientasi pada penciptaan nilai tambah ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Upaya percepatan transformasi juga dilatari kinerja perseroan yang positif akibat sektor tersebut. Lihat saja, hingga kuartal III-2025 perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 104,97 miliar atau meroket 1.266,18% secara tahunan (YoY).

Baca Juga: Laba Bersih PP Presisi (PPRE) Naik 332,43% per Semester I 2024, tapi Pendapatan Turun

Direktur Keuangan & Human Capital Management PPRE Mohammad Arif Iswahyudi menuturkan bahwa kinerja positif PPRE ditopang oleh jasa pertambangan dan konstruksi yang berjalan stabil sepanjang 2025.

"PP Presisi berkomitmen meningkatkan efisiensi dan produktivitas melalui optimalisasi sumber daya, penerapan teknologi, serta tata kelola perusahaan," sebutnya.

Adapun PPRE membukukan pendapatan bersih Rp 2,77 triliun, sedikit meningkat dibandingkan Rp 2,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Dari sisi profitabilitas, laba kotor naik menjadi Rp 577,96 miliar dari sebelumnya Rp 507,11 miliar.

"Kenaikan tersebut mencerminkan keberhasilan perseroan menjaga efisiensi operasional, mengendalikan beban usaha, serta menekan potensi kerugian penurunan nilai aset," tegasnya.

Baca Juga: PP Presisi (PPRE) Cetak Rugi Bersih Rp 27,48 Miliar di Kuartal I 2025

Per 30 September 2025, total aset PPRE mencapai Rp 7,94 triliun, meningkat dari Rp 7,65 triliun pada akhir 2024. Dari jumlah tersebut, aset lancar mendominasi sebesar Rp 5,89 triliun, sedangkan aset tidak lancar tercatat Rp 2,05 triliun.

Dari sisi kewajiban, total liabilitas tercatat sebesar Rp 4,27 triliun, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp 3,67 triliun dibandingkan Rp 3,49 triliun pada akhir tahun lalu.

"Struktur keuangan ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam menjaga likuiditas dan solvabilitas di tengah tantangan industri konstruksi dan pertambangan nasional," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×