Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2025.
Mengutip laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan dari kontrak dengan pelanggan ARCI meningkat 72,53% year on year (YoY) menjadi US$ 496,23 juta pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 287,62 juta.
Mayoritas pendapatan ARCI pada 2025 ditujukan untuk pelanggan domestik sebesar US$ 399,86 juta. Adapun pendapatan dari pelanggan luar negeri tercatat sebesar US$ 96,37 juta.
Bersamaan dengan itu, beban pokok penjualan ARCI naik 26,02% yoy menjadi US$ 286,19 juta pada 2025, dari sebelumnya yakni US$ 227,10 juta.
Baca Juga: Buma Internasional Grup (DOID) Catat Rugi US$ 128 Juta pada 2025, Ini Penyebabnya
Hasil ini membuat ARCI mengantongi laba bruto sebesar US$ 210,04 juta pada 2025 atau melesat 247,06% yoy dibandingkan laba bruto perusahaan pada 2024 yakni US$ 60,52 juta.
Laba usaha ARCI juga melonjak 260,34% yoy menjadi US$ 203,95 juta pada 2025, dibandingkan periode sebelumnya yaitu US$ 56,60 juta.
Hingga akhir 2025, ARCI meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 101,82 juta. Angka ini meningkat 873,42% yoy dibandingkan laba bersih perusahaan pada 2024 yakni US$ 10,46 juta.
ARCI memiliki total aset sebanyak US$ 1,03 miliar pada 2025 yang terdiri dari liabilitas sebesar US$ 663,84 juta dan ekuitas sebesar US$ 362,93 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













