kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Potensi Gaya Kontemporer


Senin, 04 Januari 2010 / 18:20 WIB


Sumber: KONTAN | Editor: Test Test

JAKARTA. Tahun ini, pasar lukisan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia, berpeluang kembali bergairah. Pemicunya kondisi ekonomi dunia berangsur mulai pulih. Di sisi lain, para pelukis perlu terus mempercantik karyanya, sehingga bisa mengerek harga jual lukisan.

Edwin Rahardjo, pemilik Edwin's Gallery menyebutkan, lukisan berjenis kontemporer akan semakin diminati. Sebab, kehidupan masyarakat Indonesia kian dinamis.

Apalagi, harga sebuah karya lukisan pun sejatinya relatif. Banyak orang memburu lukisan lantaran hobi, tidak semata-mata untuk berinvestasi. Pasalnya, pasar lukisan tidak atraktif dibandingkan pasar komoditas.

Buat para pelukis, jika ingin harga karyanya melambung dan terus bertahan, mereka tidak bisa bermain dalam ruang pameran dan lelang domestik. Membangun jaringan global sangat penting. Adapun investor juga perlu mewaspadai aksi goreng-menggoreng harga lukisan. "Berbahaya kalau tidak tahu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×