kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   20.000   0,73%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Pollux Properties ingin membesarkan porsi recurring income


Rabu, 11 Juli 2018 / 17:01 WIB
ILUSTRASI. Konpers Manajemen Pollux Properti Indonesia


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) berharap bisa menaikkan porsi pendapatan berulang atau recurring income pada tahun ini. Beberapa cara dilakukan perusahaan untuk menaikkan recurring income perusahaan.

"Kami berharap recurring income bisa berkontribusi hingga 20% hingga 30% terhadap pendapatan tahun ini," kata Direktur POLL, Donisius Adi, Rabu (11/7). Dalam dua tahun ke depan, dia berharap porsi recurring income bisa memiliki kontribusi sebesar 50%.

Beberapa proyek diharapkan bisa memiliki kontribusi pada recurring income, seperti dua proyek mall di wilayah Cikarang dan Batam tahun ini. Selain itu, penambahan recurring income juga coba dilakukan dengan mengambil alih obligasi konversi dari PT Royal Royce Properties senilai Rp 750 miliar.

Royal Royce merupakan perusahaan yang mengoperasikan beberapa mall, hotel dan juga apartemen di Semarang seperti Paragon Mall, Central City Mall, Po Hotelm, Hotel Louis Kienne dan lain sebagainya.

Sebagai informasi saja, Pollux berharap bisa mencatatkan kenaikan pendapatan 300% hingga akhir tahun menjadi sebesar Rp 1,6 triliun atau naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp 441 miliar. Keseluruhan pendapatan perusahaan berasal dari penjualan unit, dan tak ada yang berasal dari recurring income.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×